China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Senin, 31 Maret 2025 - 15:43 WIB
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa. FOTO/ IEEE Spectrum
BEIJING - Ilmuwan China berencana membangun stasiun tenaga surya raksasa yang akan berada lebih dari 20.000 mil (32.000 km) di atas permukaan Bumi, dengan lebar sekitar 0,6 mil (1 km).
BACA JUGA - Volkswagen Mulai Khawatir dengan Produsen Mobil Listrik China
Selain mendapatkan akses ke sinar matahari terus-menerus, stasiun tenaga surya berbasis luar angkasa menikmati kepadatan energi yang 10 kali lebih besar daripada yang mungkin Anda dapatkan dari panel surya yang dipasang di atap rumah Anda karena sinar matahari di luar angkasa jauh lebih intens.
Penasaran bagaimana energi dari luar angkasa itu mengalir ke Bumi? Hal itu dilakukan dengan mengubah listrik menjadi radiasi gelombang mikro, yang kemudian dipancarkan ke antena tetap di daratan, Popular Mechanics menjelaskan. Dan orang di balik teknologi itu mengatakan itu bukan khayalan belaka.
"Kami sedang mengerjakan proyek ini sekarang," kata Long Lehao, seorang ilmuwan roket dan anggota Akademi Teknik Tiongkok (CAE), kepada SMCP .
"Proyek ini sama pentingnya dengan memindahkan Bendungan Tiga Ngarai ke orbit geostasioner 36.000 km (22.370 mil) di atas Bumi."
BACA JUGA - Volkswagen Mulai Khawatir dengan Produsen Mobil Listrik China
Selain mendapatkan akses ke sinar matahari terus-menerus, stasiun tenaga surya berbasis luar angkasa menikmati kepadatan energi yang 10 kali lebih besar daripada yang mungkin Anda dapatkan dari panel surya yang dipasang di atap rumah Anda karena sinar matahari di luar angkasa jauh lebih intens.
Penasaran bagaimana energi dari luar angkasa itu mengalir ke Bumi? Hal itu dilakukan dengan mengubah listrik menjadi radiasi gelombang mikro, yang kemudian dipancarkan ke antena tetap di daratan, Popular Mechanics menjelaskan. Dan orang di balik teknologi itu mengatakan itu bukan khayalan belaka.
"Kami sedang mengerjakan proyek ini sekarang," kata Long Lehao, seorang ilmuwan roket dan anggota Akademi Teknik Tiongkok (CAE), kepada SMCP .
"Proyek ini sama pentingnya dengan memindahkan Bendungan Tiga Ngarai ke orbit geostasioner 36.000 km (22.370 mil) di atas Bumi."
Lihat Juga :