Toyota Pindahkan RAV4, Highlander, dan Sienna Listrik ke China

Jum'at, 20 Juni 2025 - 06:18 WIB
Kolaborasi teknologi juga menjadi landasan strategi baru ini. Xiaomi akan membantu mengintegrasikan perangkat pintar ke dalam kendaraan untuk mendukung sistem AIoT, Huawei akan menyumbangkan sistem HarmonyOS 5.0 dan pengembangan asisten suara berbasis AI, sementara Momenta akan memasok sistem pengemudian cerdas generasi berikutnya.

Sebagai hasil dari pendekatan ini, Toyota telah mampu mempercepat siklus pengembangan produknya. Menurut orang dalam, model seperti bZ5 dan bZ3X dapat diselesaikan dalam waktu yang lebih singkat daripada jika mereka hanya mengandalkan tim global.

Selain itu, penggunaan teknologi yang ada dari mitra lokal juga membantu mengurangi biaya dan waktu pemasaran.

Namun, Toyota tetap berkomitmen pada keselamatan. Sementara komponen desain dan fitur interior lebih terbuka terhadap pengaruh lokal, sistem utama seperti baterai, rem, dan kemudi harus mematuhi standar global perusahaan.

Respons pasar terhadap pendekatan ini juga menggembirakan. Misalnya, bZ3X mencatat penjualan lebih dari 10.000 unit dalam waktu 40 hari sejak peluncuran. Hal ini berbeda dengan bZ4X, yang dikembangkan sepenuhnya oleh tim global Toyota tetapi gagal memberikan dampak di Tiongkok.

Dengan reorganisasi R&D, kolaborasi ekstensif dengan perusahaan teknologi dan produsen lokal, serta komitmen terhadap kustomisasi produk, Toyota siap menghadapi tantangan pasar Tiongkok yang menuntut inovasi cepat, fitur cerdas, dan fleksibilitas tinggi.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!