Kisah Rp160 Triliun Apple yang Lenyap & Resep Sukses Xiaomi Kuasai Pasar Mobil Listrik

Jum'at, 11 Juli 2025 - 10:27 WIB
Di sisi lain, Lei Jun, 55 tahun, mengambil pendekatan yang jauh lebih membumi. Ia mempertaruhkan reputasi pribadinya, menyebut proyek mobil ini sebagai "proyek wirausaha terakhirnya". Alih-alih bermimpi, ia belajar.

Secara terbuka, Xiaomi mengaku telah mengunjungi berbagai produsen mobil China dan berbicara dengan lebih dari 200 pakar industri. Namun, di balik narasi diplomatis itu, ada sebuah strategi yang lebih agresif.

Senjata Rahasia: 'Membajak' Otak Terbaik

Kenyataannya adalah Lei Jun menggunakan reputasi raksasa Xiaomi untuk "membajak" talenta-talenta terbaik dari para pemain lama. Sebuah cerita yang populer di internal Geely menyebutkan bagaimana Lei Jun menambahkan kontak WeChat banyak staf di lembaga riset mereka, termasuk sang direktur, Hu Zhengnan, yang kemudian bergabung dengan firma investasi milik Lei Jun.

"Para pemburu bakat Xiaomi sangat agresif mendekati staf Geely," ungkap seorang sumber internal. "Meskipun perpindahan talenta itu biasa, level agresivitas ini tidak biasa."

Xiaomi berhasil mengumpulkan "tim impian" dari berbagai raksasa otomotif seperti BMW, General Motors, hingga pemasok komponen Magna Steyr. Mereka tidak mencoba menciptakan dari nol; mereka membeli keahlian yang sudah ada.

Pelajaran Pahit dari Samsung dan Cengkeraman Rantai Pasok

Lei Jun tidak pernah melupakan pelajaran pahit di masa lalu. Pada 2016, Samsung, pemasok layar utama mereka, sempat mengancam akan menghentikan pasokan. Lei Jun harus terbang ke Korea Selatan, meminta maaf, dan bernegosiasi habis-habisan untuk menyelamatkan produksi ponselnya.

Pelajaran ini ia bawa ke bisnis mobil. Alih-alih bergantung pada pihak lain, Xiaomi menginvestasikan lebih dari USD1,6 miliar (sekitar Rp 25,6 triliun) untuk membangun rantai pasoknya sendiri, mulai dari baterai, chip, hingga suspensi.

Mereka juga membangun pabrik sendiri, sebuah langkah yang tidak diambil oleh para pesaing seperti Nio dan Xpeng di awal.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!