Dulu Raja, Kini Terancam: Wuling Berjuang Hidup di Tengah Gempuran BYD & Chery

Senin, 14 Juli 2025 - 21:22 WIB

Strategi Sang Petahana: Mendengar Bisikan Pasar

Menghadapi gempuran ini, Wuling tidak panik. Mereka memilih untuk kembali ke strategi awal yang membuat mereka sukses: mendengarkan pasar Indonesia.

"Yang pertama adalah Wuling akan terus menghadirkan produk-produk yang bisa diterima dengan baik dan juga sesuai dengan kebutuhan konsumen di Indonesia," kata Ricky Christian, Marketing Operation Director Wuling Motors, dalam sebuah pernyataan yang terdengar tenang namun tegas.

Ini bukan sekadar retorika. Langkah terbaru mereka adalah bukti nyata dari strategi ini. Wuling meluncurkan New BinguoEV, sebuah versi penyegaran yang lahir langsung dari masukan konsumen. Mereka menghadirkan kembali varian Lite yang lebih terjangkau, sebuah langkah untuk "membuka pasar yang lebih luas lagi," ujar Ricky.

Secara spesifikasi, jantung pacu New BinguoEV tetap sama: motor listrik 50 kW dengan torsi 150 Nm dan baterai 31,9 kWh yang menawarkan jarak tempuh solid hingga 333 km. Namun, penambahan varian dan fitur baru adalah cara Wuling untuk berkata, "Kami mendengar Anda."

Membuka Medan Perang Baru

Wuling sadar mereka tidak bisa hanya bertarung di segmen mobil penumpang. Mereka membuka medan perang baru di sektor niaga dengan Mitra EV. Kendaraan komersial listrik ini ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 299 juta, dibekali baterai raksasa 56,2 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 400 km. Ini adalah sebuah langkah cerdas untuk mengamankan segmen pasar yang belum banyak disentuh oleh para pesaingnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!