Dua Dosa Utama Pengendara Motor Jakarta: Serobot Jalur Busway dan Abaikan Helm!

Senin, 25 Agustus 2025 - 13:00 WIB
Kebiasaan mengabaikan helm, baik oleh pengemudi maupun penumpang, menunjukkan betapa rendahnya kesadaran akan keselamatan diri sendiri. Ini adalah sebuah kelalaian fatal yang terus menyumbang angka cedera kepala serius dan kematian di jalan raya.

Pelanggaran tidak menggunakan helm sendiri murni masalah budaya dan lemahnya penegakan hukum di lapangan.

Penegakan hukum kita seringkali tidak konsisten. Selama pengendara merasa bisa lolos tanpa ditindak langsung, kamera E-TLE hanya akan menjadi mesin pengumpul statistik, bukan alat yang efektif mengubah perilaku.

Fokus pada Akar Masalah

Data tersebut memberikan pekerjaan rumah yang sangat jelas bagi pihak berwenang dan juga bagi masyarakat. Masalahnya bukan lagi ribuan jenis pelanggaran yang sulit diatasi, melainkan dua perilaku dominan yang harus diberantas.

Solusinya pun harus dua arah: perbaikan manajemen lalu lintas untuk mengurangi godaan mengambil jalan pintas, dan yang terpenting, penegakan hukum di lapangan yang tanpa kompromi dan konsisten untuk membangun kembali budayadisiplin.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!