Industri Otomotif Jerman Hadapi Krisis, PHK 51.500 Pekerja dalam Setahun

Rabu, 27 Agustus 2025 - 08:18 WIB
“Tidak ada sektor industri lain yang mencatatkan pengurangan tenaga kerja sedahsyat ini,” tulis laporan EY tersebut.

Jika ditarik lebih jauh ke belakang, lukanya bahkan lebih dalam. Dibandingkan dengan level sebelum pandemi pada tahun 2019, sektor ini telah kehilangan total 112.000 pekerjaan.

“Penurunan laba yang masif, kelebihan kapasitas produksi, dan pasar luar negeri yang sakit membuat pengurangan pekerjaan dalam jumlah besar tidak mungkin dihindari,” ujar Jan Brorhilker, seorang partner di EY Jerman.

Terjebak dalam 'Badai Sempurna'

Apa yang menyebabkan raksasa ini begitu rapuh? Jawabannya adalah sebuah "badai sempurna" yang datang dari tiga arah mata angin secara bersamaan:

1. Serangan Naga dari Timur: Gempuran dari para pesaing Tiongkok tidak lagi hanya soal harga murah. Kini, mereka juga unggul dalam inovasi, terutama di arena mobil listrik. Para raksasa Jerman yang lamban kini tertinggal jauh.

2. Ancaman dari Barat: Kebijakan perdagangan Amerika Serikat di bawah Donald Trump menjadi mimpi buruk. Sebagai pasar ekspor terbesar, penurunan ekspor mobil Jerman ke AS sebesar 8,6% pada paruh pertama 2025 adalah sebuah pukulan telak.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!