Sedihnya Pasar Mobil Bensin: Terjepit di Antara Mobil Listrik Sultan dan Serbuan Mobil Bekas

Rabu, 27 Agustus 2025 - 15:02 WIB
Data dari Kemenperin yang dipaparkan oleh Direktur Mahardi Tunggul Wicaksono mengonfirmasi ledakan ini.

Pangsa pasar mobil listrik murni (BEV) melonjak dari hanya 0,08% menjadi 9,7% dalam waktu singkat. Populasi mobil listrik pun meroket 78% hanya dalam setahun, mencapai 207.000 unit pada 2024.

Ini adalah bukti bahwa ketika harga dibuat menarik, segmen kelas atas dengan antusias menyambut teknologi baru yang lebih ramah lingkungan dan canggih.

Parameter Kedua: Kelas Menengah 'Mundur' ke Pasar Bekas

Di sinilah letak ironi yang paling memilukan. Di saat segmen atas berpesta dengan mobil listrik baru, segmen kelas menengah—yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan mobil bensin di harga di bawah Rp400 jutaan—justru sedang "tertekan".

“Nah di tengah kondisi kelas menengah lagi tertekan, itu yang Rp400 juta ke bawah ini juga tertekan,” tambah Kukuh.

Dengan daya beli yang melemah dan harga mobil baru yang terasa semakin berat, ke mana mereka lari? Jawabannya: pasar mobil bekas.

“Kalau mau beli (mobil baru), ekonominya juga lagi berat. Mereka pilihannya jadi mobil bekas. Satu, mobil bekas kan nggak ada BBNKB (Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor),” jelasnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!