TikTok Tidak Ingin Menjual Seluruh Bisnisnya di AS

Sabtu, 12 September 2020 - 06:01 WIB
Sementara menurut laporan dari The Journal, masih ada sejumlah pilihan bagi ByteDance. Diskusi tentang menghindari penjualan seluruh operasi TikTok di AS ini telah berlangsung selama berbulan-bulan, demikian dikutip dari Business Insider, Jumat (11/9/2020)

Namun, dengan opsi tidak menjual seluruh perusahaan, menurut laporan itu, TikTok disebut akan memiliki kesempatan melakukan restrukturasi internal yang sejalan dengan permintaan pemerintah Amerika Serikat.

Persaingan untuk mendapatkan aset TikTok senilai antara $ 20 miliar dan $ 50 miliar, sudah memunculkan banyak nama, di antaranya Microsoft, Oracle, Walmart, dan SoftBank yang disebut-sebut sebagai pembeli potensial.

Pelopor dalam perang penawaran tampaknya menjadi dua kelompok yakni Microsoft dan Walmart yang didukung oleh CEO ByteDance, dan satu lagi dari Oracle, yang mendapat dukungan dari Presiden Trump dan sekelompok investor AS ByteDance.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!