Baterai Solid State Bakal Jadi Standar Tertinggi Mobil Listrik: China Berlari, Barat dan Jepang Baru Pemanasan

Senin, 08 September 2025 - 14:00 WIB
2. Dodge Charger Daytona EV (Demo): Induk perusahaan Dodge, Stellantis, juga bekerja sama dengan Factorial untuk menguji baterai dengan kepadatan energi 375 Wh/kg yang dapat mengisi daya dari 15-90% dalam 18 menit.



3. BMW i7 (Demo): BMW mengambil langkah lebih jauh dengan mulai menguji coba purwarupa i7 yang ditenagai baterai full solid-state dari perusahaan rintisan Solid Power. Ini adalah salah satu pengujian baterai padat murni pertama oleh pabrikan besar.

Strategi Jangka Panjang: Raksasa Jepang yang Hati-hati

Pabrikan Jepang dan Korea, meskipun memegang banyak paten kunci (Toyota adalah pemegang paten terbanyak), memilih strategi yang lebih hati-hati dengan target komersialisasi pada periode 2027-2030.

Toyota: Berjanji akan meluncurkan mobil dengan baterai solid-state pada 2027-2028 dengan jangkauan lebih dari 1.000 km dan waktu pengisian kurang dari 10 menit. Namun, kemungkinan teknologi ini akan debut pada mobil hybrid mereka terlebih dahulu.



Honda & Nissan: Keduanya juga menargetkan paruh kedua dekade ini, dengan fokus pada pengembangan internal untuk menekan biaya dan menghilangkan mineral mahal seperti kobalt.

Sebuah Realitas yang Kompleks

Meskipun hype-nya luar biasa, jalan menuju adopsi massal masih panjang. BloombergNEF memproyeksikan baterai solid-state hanya akan memenuhi 10% dari permintaan global pada 2035.

Selain itu, teknologi baterai lithium-ion yang ada saat ini terus membaik dan menjadi lebih murah, membuat kasus bisnis untuk beralih ke solid-state menjadi lebih sulit.

Namun, satu hal yang pasti: perlombaan menuju "cawan suci" ini sedang berlangsung, dan untuk saat ini, garis start dan garis depan perlombaan itu berlokasidiChina.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!