Bencana Kerugian Rp96 Triliun: Porsche Batalkan Proyek Mobil Listrik, Volkswagen Remuk Karena Mobil China!
Senin, 22 September 2025 - 08:22 WIB
Angka-angka ini mengundang komentar pedas dari para analis. Patrick Hummel, seorang analis dari UBS, tidak menahan kritiknya. "Ini bukanlah margin (keuntungan) yang Anda harapkan dari sebuah produk mewah, setidaknya bukan dari produk yang sukses," sindirnya dalam sesi tanya jawab.
Sebagai gantinya, Porsche akan memperpanjang masa produksi model-model yang ada saat ini dengan mesin konvensional dan hybrid, termasuk sedan mewah Panamera, hingga memasuki dekade 2030-an.
Bahkan, SUV baru yang akan diposisikan di atas Cayenne, pada awalnya tidak akan ditawarkan dalam versi listrik sepenuhnya, melainkan dengan mesin konvensional dan hybrid.
Di sisi lain, ia juga seolah berharap pada fleksibilitas Uni Eropa terkait target pengurangan emisi CO2 sebesar 100 persen untuk mobil baru pada tahun 2035, sebuah sinyal bahwa target tersebut mungkin terlalu ambisius bagi industrisaatini.
Sebagai gantinya, Porsche akan memperpanjang masa produksi model-model yang ada saat ini dengan mesin konvensional dan hybrid, termasuk sedan mewah Panamera, hingga memasuki dekade 2030-an.
Bahkan, SUV baru yang akan diposisikan di atas Cayenne, pada awalnya tidak akan ditawarkan dalam versi listrik sepenuhnya, melainkan dengan mesin konvensional dan hybrid.
Tantangan Eksternal: Tarif AS dan Regulasi Uni Eropa
Oliver Blume juga menyoroti tekanan dari luar. Ia mengatakan bahwa rencana penurunan tarif impor mobil AS dari 27,5 persen menjadi 15 persen masih bisa memakan waktu berminggu-minggu karena negosiasi antara Brussels dan Washington masih alot.Di sisi lain, ia juga seolah berharap pada fleksibilitas Uni Eropa terkait target pengurangan emisi CO2 sebesar 100 persen untuk mobil baru pada tahun 2035, sebuah sinyal bahwa target tersebut mungkin terlalu ambisius bagi industrisaatini.
(dan)
Lihat Juga :