Tamparan Keras bagi Industri Otomotif: Penjualan Mobil Indonesia Disalip Malaysia, Gaikindo Salahkan Insentif Abadi Tetangga
Senin, 29 September 2025 - 20:57 WIB
Menurut Sekretaris Umum Gaikindo, Kukuh Kumara, pasar otomotif Malaysia bisa terus tumbuh subur karena pemerintahnya secara konsisten memberikan stimulus pajak sejak era pandemi Covid-19, dan tak kunjung berhenti.
"Sebabnya pengurangan pajak, saya nggak tahu detailnya seperti apa. Mereka (kasih insentif mobil) lebih dulu dari kita, tapi sampai sekarang belum berhenti," kata Kukuh di Jakarta, baru-baru ini.
Sebagai gambaran, salah satu insentif yang pernah diberikan pemerintah Malaysia adalah diskon pajak penjualan sebesar 100 persen untuk mobil produksi lokal dan 50 persen untuk mobil impor.
Resep inilah yang diyakini Gaikindo menjadi bahan bakar utama yang membuat mesin penjualan Malaysia terus menderu.
Isu ini bukan lagi sekadar soal mencapai target penjualan domestik, tetapi sudah menyangkut harga diri dan daya saing bangsa di tingkat regional.
"Sebabnya pengurangan pajak, saya nggak tahu detailnya seperti apa. Mereka (kasih insentif mobil) lebih dulu dari kita, tapi sampai sekarang belum berhenti," kata Kukuh di Jakarta, baru-baru ini.
Sebagai gambaran, salah satu insentif yang pernah diberikan pemerintah Malaysia adalah diskon pajak penjualan sebesar 100 persen untuk mobil produksi lokal dan 50 persen untuk mobil impor.
Resep inilah yang diyakini Gaikindo menjadi bahan bakar utama yang membuat mesin penjualan Malaysia terus menderu.
Teriakan yang Kini Terdengar Lebih Mendesak
Fakta bahwa Indonesia kini tertinggal membuat "teriakan" Gaikindo yang selama ini meminta insentif kepada pemerintah terdengar jauh lebih mendesak.Isu ini bukan lagi sekadar soal mencapai target penjualan domestik, tetapi sudah menyangkut harga diri dan daya saing bangsa di tingkat regional.
Lihat Juga :