Tamparan Keras bagi Industri Otomotif: Penjualan Mobil Indonesia Disalip Malaysia, Gaikindo Salahkan Insentif Abadi Tetangga

Senin, 29 September 2025 - 20:57 WIB
Kukuh kembali menegaskan bahwa kunci untuk membangkitkan pasar, terutama di segmen menengah ke bawah yang paling terpukul, adalah dengan mengadopsi kembali kebijakan serupa.

"Kebijakan insentifnya harus dipertahankan. Kalau dalam waktu 2-3 tahun ada insentif yang menarik, seperti yang dilakukan pada waktu pandemi, mungkin kita bisa segera naik lagi," tuturnya.

Kejadian ini menjadi sebuah studi kasus nyata dari "adu strategi" kebijakan antara dua negara. Malaysia memilih jalur stimulus jangka panjang yang konsisten, sementara Indonesia menerapkan insentif "terapi kejut" yang terbukti ampuh namun bersifat sementara. Hasilnya kini terlihat jelas di papan skor penjualan.

Bola panas kini berada di tangan pemerintah. Pertanyaannya bukan lagi sekadar apakah insentif perlu diberikan, melainkan seberapa cepat pemerintah akan bertindak untuk merebut kembali mahkota raja otomotif ASEAN yang kini telah berpindah ke tangan negaratetangga.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!