36 Jam di Bawah Langit Lido: Ketika Ratusan Mobil Legendaris Berkemah di Festival Otomotif Asia Pertama

Kamis, 27 November 2025 - 13:02 WIB
Namun, momen paling magis justru terjadi saat fajar menyingsing. Lebih dari 500 peserta dari komunitas "Bapack-bapack Subuhan" menggelar shalat Subuh berjamaah di tengah hamparan mobil-mobil modifikasi, diselimuti kabut tipis Lido.

Sebuah pemandangan kontemplatif yang menyatukan hobi duniawi dengan spiritualitas, sesuatu yang mustahil ditemukan di pameran otomotif konvensional.

Oase bagi Keluarga dan Ekonomi Kreatif

Acara ini juga mendobrak stigma bahwa car meet adalah ranah eksklusif pria dewasa. Dengan konsep family friendly, tersedia area bermain anak (kids playground) yang luas, memungkinkan keluarga menikmati akhir pekan tanpa rasa was-was. Anak-anak berlarian di ruang terbuka yang aman, sementara para orang tua bertukar cerita di area Overnight Campout.

Ekosistem ekonomi kreatif pun berputar kencang. Pasar otomotif, bursa suku cadang (spare part), lapak mode (fashion), hingga kuliner tumpah ruah. Area khusus Diecast dan Remote Control menjadi surga kecil bagi para kolektor.

Dukungan dari sponsor besar seperti Bank BRI, Pria Punya Selera, dan Simpati, serta kolaborasi dengan berbagai exhibitor seperti VW Indonesia dan Audi Indonesia, menegaskan kepercayaan industri terhadap format festival hibrida semacam ini.

Auto Kultur Re/Creation Vol. 02 telah melampaui definisi sebuah festival. Ia adalah rekreasi, silaturahmi, dan selebrasi kultur yang membumi. Di sini, mesin-mesin besi tak lagi sekadar benda mati, melainkan medium yang merekatkan hatidialambebas.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!