Riset: Baterai Mobil Listrik Paling Awet Mentok hanya 13 Tahun
Senin, 19 Januari 2026 - 18:06 WIB
Setelah 12 tahun, baterai masih mempertahankan sekitar 75 persen dari kapasitas aslinya, yang dianggap memadai mengingat sebagian besar pemilik mengganti kendaraan mereka setiap delapan tahun.
Temuan ini membantah kekhawatiran bahwa kendaraan listrik perlu diganti lebih cepat daripada kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) karena biaya penggantian baterai yang tinggi.
Pada saat yang sama, studi menunjukkan bahwa penggunaan pengisi daya cepat arus searah (DC) dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai dibandingkan dengan pengisi daya arus bolak-balik (AC) Level 2 yang lebih lambat.
Seperti halnya perangkat elektronik lainnya, strategi pengisian daya lambat telah terbukti membantu menjaga masa pakai baterai kendaraan listrik untuk jangka waktu yang lebih lama
Temuan ini membantah kekhawatiran bahwa kendaraan listrik perlu diganti lebih cepat daripada kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) karena biaya penggantian baterai yang tinggi.
Pada saat yang sama, studi menunjukkan bahwa penggunaan pengisi daya cepat arus searah (DC) dapat mempercepat penurunan kesehatan baterai dibandingkan dengan pengisi daya arus bolak-balik (AC) Level 2 yang lebih lambat.
Seperti halnya perangkat elektronik lainnya, strategi pengisian daya lambat telah terbukti membantu menjaga masa pakai baterai kendaraan listrik untuk jangka waktu yang lebih lama
(wbs)
Lihat Juga :