Efek Domino Perang Iran: Harga BBM Eropa Tembus Rp136 Ribu, Mobil Listrik Bekas Ludes!
Jum'at, 27 Maret 2026 - 15:51 WIB
Lonjakan harga bahan bakar yang tak masuk akal ini seketika membunuh minat masyarakat terhadap kendaraan konvensional bermesin bensin maupun diesel.
Sebagai kompensasi, terjadi pergeseran masif ke pasar EV bekas. Segmen mobil listrik bekas menjadi katup penyelamat yang paling logis; harganya jauh lebih terjangkau dibanding EV baru, dan unitnya langsung tersedia tanpa harus melewati masa tunggu (indent) yang sering kali memakan waktu berbulan-bulan.
"Saat ini sedang terjadi bonanza (rezeki nomplok) mobil listrik di pasar kendaraan bekas," ungkap Terje Dahlgren, seorang analis dari lokapasar
daring Norwegia, Finn.no.
Pernyataan tersebut divalidasi oleh lonjakan angka penjualan yang fantastis di berbagai negara. Aramisauto, jaringan ritel otomotif raksasa yang
berbasis di Prancis, melaporkan bahwa penjualan EV bekas mereka melonjak hampir dua kali lipat hanya dalam periode tiga minggu.
Sebagai kompensasi, terjadi pergeseran masif ke pasar EV bekas. Segmen mobil listrik bekas menjadi katup penyelamat yang paling logis; harganya jauh lebih terjangkau dibanding EV baru, dan unitnya langsung tersedia tanpa harus melewati masa tunggu (indent) yang sering kali memakan waktu berbulan-bulan.
"Saat ini sedang terjadi bonanza (rezeki nomplok) mobil listrik di pasar kendaraan bekas," ungkap Terje Dahlgren, seorang analis dari lokapasar
daring Norwegia, Finn.no.
Pernyataan tersebut divalidasi oleh lonjakan angka penjualan yang fantastis di berbagai negara. Aramisauto, jaringan ritel otomotif raksasa yang
berbasis di Prancis, melaporkan bahwa penjualan EV bekas mereka melonjak hampir dua kali lipat hanya dalam periode tiga minggu.
Lihat Juga :