Ford Menyerah pada Dominasi China: Rugi Rp331 Triliun, Penjualan EV Anjlok 52 Persen, Petinggi Bintang Mundur

Selasa, 21 April 2026 - 11:45 WIB


Chief EV, Digital, and Design Officer Dough Field. Foto: ist

Bulan Desember 2025 lalu, Ford harus menghapusbukukan nilai aset (writedown) sebesar USD 19,5 miliar. Kalau dirupiahkan, itu Rp331,5 triliun! Uang raib akibat mundurnya mereka dari sejumlah proyek mobil listrik.

Secara penjualan, posisi Ford makin tertinggal. Tahun 2025, total mobil yang mereka jual di Amerika Serikat mencapai 2,2 juta unit. Tapi, dari jumlah itu, mobil listrik murni (Mustang Mach-E, F-150 Lightning, dan E-Transit) hanya menyumbang 3 sampai 4 persen saja. Tepatnya hanya 84.113 unit.

Angka 84.113 unit itu pun sebenarnya adalah rapor merah. Jumlah itu turun 14 persen dibanding 2024. Bahkan di kuartal keempat 2025, penjualan EV Ford kolaps, anjlok 52 persen menjadi hanya 14.513 unit.

Divisi Model e (khusus kendaraan listrik) merugi hingga USD 1,4 miliar (Rp23,8 triliun) hanya di kuartal ketiga.

Ford benar-benar kena hajar. Sebagai perbandingan, saingan senegaranya, General Motors (GM), berhasil menjual mobil listrik dua kali lipat lebih banyak dari Ford di tahun yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!