Hyundai Kembangkan Mesin dengan Rasio Kompresi Variable

Kamis, 23 April 2026 - 07:12 WIB
Pada mesin konvensional, rasio ini tetap. Ini berarti para insinyur harus memilih antara menggunakan rasio kompresi tinggi untuk efisiensi termodinamika tinggi atau menurunkan rasio kompresi agar mesin dapat beroperasi dengan sistem turbo.

Dengan teknologi ini, mesin dapat secara otomatis mengubah rasio kompresi, tergantung pada kondisi berkendara. Saat berkendara santai, rasio kompresi dapat ditingkatkan untuk menghemat bahan bakar. Saat dibutuhkan tenaga, rasio kompresi dapat diturunkan untuk menghindari masalah knocking dan memungkinkan lebih banyak dorongan dari turbo.

Yang membedakan Hyundai dari pesaing lainnya adalah pendekatan mereka yang lebih fleksibel. Berdasarkan paten yang diajukan bersama Kia, Hyundai sedang mengeksplorasi dua sistem berbeda untuk mencapai fungsi VCR.

Pendekatan pertama melibatkan perubahan geometri internal mesin, khususnya hubungan antara piston dan poros engkol. Dengan mengubah posisi relatif komponen-komponen ini, volume ruang bakar dapat diubah, sehingga secara mekanis mengubah rasio kompresi.

Pendekatan kedua menggunakan sistem penghubung tambahan yang memungkinkan kontrol yang lebih baik terhadap pergerakan internal mesin. Sistem ini berpotensi memberikan pengoperasian yang lebih halus dan daya tahan jangka panjang yang lebih baik, serta lebih mudah diintegrasikan ke dalam platform mesin yang ada.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!