Kiamat EV 2026? Ini Daftar Mobil Listrik yang Disuntik Mati!

Sabtu, 02 Mei 2026 - 13:04 WIB
Honda mencatatkan kerugian divisi EV sebesar Rp266.900.000.000.000 (Rp266,9 Triliun). Hal ini berujung pada pembatalan produksi 0 Series Saloon dan SUV yang awalnya direncanakan seharga Rp850.000.000 (USD50.000), serta pembatalan Acura RSX. Honda kini memilih beralih fokus kembali ke teknologi hybrid sebagai strategi transisi.

BMW dan Volvo: Menuju Era Neue Klasse

BMW menghentikan produksi i4—yang mampu melesat 0-100 km/jam dalam 3,7 detik—dan iX yang dibanderol Rp1,19 miliar hingga Rp1,7 miliar. BMW sedang bersiap meluncurkan platform "Neue Klasse" dengan model i3 yang diproyeksikan memiliki jarak tempuh hingga 708,1 km (440 miles).

Di sisi lain, Volvo terpaksa membatalkan EX30 di pasar Amerika karena komplikasi tarif produksi antara China dan Belgia, padahal mobil ini direncanakan menjadi terobosan di harga bawah Rp595.000.000 (USD35.000).

Fenomena "kuburan EV" ini bukan berarti pabrikan menyerah sepenuhnya pada tenaga baterai. Sebaliknya, industri sedang melakukan pembersihan model-model lama yang tidak efisien demi menghadirkan generasi kendaraan listrik berikutnya yang lebih murah, memiliki jarak tempuh lebih jauh (rata-rata target di atas 640 km), dan pengisian daya yang lebih cepat untuk memikat kembali konsumen yang kini lebih skeptis.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!