+HOCL Sumbang Alat Produksi Disinfektan Kepada RSUD Cengkareng
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 18:46 WIB
"Produk ini cukup mudah membuatnya, hanya dengan mencampurkan air dan garam sedikit, lalu tunggu beberapa menit. Nah kalau membuat sendiri cukup ribet juga kan, kalau ini hanya dengan air keran," jelas Patrick kepada awak media, Sabtu (10/10/2020) di Jakarta.
Untuk menguji kandungan asamnya, tambah Patrick, air disinfektan cukup disemprotkan ke sebuah kertas. Jika semakin lama warnanya semakin ungu, hal ini menandakan adanya kandungan asam hiploklorit. Semakin ungu warnanya, semakin tinggi pula kandungan asamnya, sehingga virus dan bakteri akan cepat mati.
Sementara itu, Divisi pelayanan RSUD Cengkareng, dr. Asih Permatasari merasa bersyukur mendapatkan alat canggih asal Korea ini, karena dapat mengurangi biaya pembelanjaan bahan-bahan dasar pembuatan disinfektan dan bebas alkohol sehingga aman bagi bayi.
"Rencananya alat ini akan digunakan begitu ada pasien ODP, PDP, bahkan suspect yang berobat maupun jalani perawatan di RSUD Cengkareng. Usai mereka dirawat, tempat tidur dan ruang perawatan akan langsung disinfektan menggunakan alat ini," tutupnya.
Untuk menguji kandungan asamnya, tambah Patrick, air disinfektan cukup disemprotkan ke sebuah kertas. Jika semakin lama warnanya semakin ungu, hal ini menandakan adanya kandungan asam hiploklorit. Semakin ungu warnanya, semakin tinggi pula kandungan asamnya, sehingga virus dan bakteri akan cepat mati.
Sementara itu, Divisi pelayanan RSUD Cengkareng, dr. Asih Permatasari merasa bersyukur mendapatkan alat canggih asal Korea ini, karena dapat mengurangi biaya pembelanjaan bahan-bahan dasar pembuatan disinfektan dan bebas alkohol sehingga aman bagi bayi.
"Rencananya alat ini akan digunakan begitu ada pasien ODP, PDP, bahkan suspect yang berobat maupun jalani perawatan di RSUD Cengkareng. Usai mereka dirawat, tempat tidur dan ruang perawatan akan langsung disinfektan menggunakan alat ini," tutupnya.
(wbs)
Lihat Juga :