Lagi, Puluhan Aplikasi China Dilarang Beroperasi di India

Kamis, 26 November 2020 - 16:51 WIB
Beberapa aplikasi termasuk layanan e-commerce AliExpress dan TaoBao Live, serta aplikasi pengiriman Lalamove.

Dengan babak baru pencekalan ini, hampir tidak ada lagi aplikasi China di daftar 500 aplikasi yang paling banyak digunakan di India.

Pelarangan terbaru ini juga datang saat beberapa aplikasi, termasuk PUBG Mobile dan TikTok, mulai menjajaki cara untuk kembali masuk ke India yang dianggap sebagai salah satu pasar terbesarnya.

Dalam beberapa minggu terakhir , PUBG sudah mendaftarkan entitas baru di India, bermitra dengan Microsoft untuk urusan server dan akan menggelontorkan USD 100 juta untuk mengembangkan ekosistem game di India.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!