Paten Piaggio Perlihatkan Aero Winglet untuk Keamanan Berkendara
Senin, 18 Mei 2020 - 21:02 WIB
Prototipe RS660-nya membuat gebrakan pada gelaran EICMA di 2018 lalu, ketika itu mengisyaratkan kita akan melihat aero aktif bagi pelanggan pasar massal. Sayangnya, meskipun RS660 sedang masuk dapur produksi 2020, kita masih harus menunggu aero aktif. Aprilia mengatakan, teknologi tersebut baru akan disertakan pada superbike RSV4 generasi terbaru, dan paten ini tampaknya mendukung pernyataan itu.
Piaggio bukan satu-satunya perusahaan yang mengerjakan aero aktif. Internet detleed menemukan paten serupa dari Honda beberapa waktu lalu, dan tidak diragukan BMW, KTM, Kawasaki, Ducati, dan lainnya juga mencari tahu bagaimana memasukkan sistem ini pada superbike masa depan.
Laman Bikeapart melaporkan, publik automotif mungkin akan melihatnya pertama kali di dunia balap, meskipun bos MotoGP membatasi pengembangan aerodinamis akhir-akhir ini untuk menekan biaya.
Pandemik COVID-19 juga banyak berpengaruh untuk pengembangan sepeda motor, dengan pusat R&D ditutup selama berminggu-minggu karena regulasi jarak sosial. Tidak diragukan lagi aere aktif adalah jalan masa depan, tapi kesulitan keuangan yang dialami industri sepeda motor yang dikombinasikan kekhawatiran virus Corona kemungkinan membuat teknologi ini kembali lebih lama untuk kita nikmati.
Piaggio bukan satu-satunya perusahaan yang mengerjakan aero aktif. Internet detleed menemukan paten serupa dari Honda beberapa waktu lalu, dan tidak diragukan BMW, KTM, Kawasaki, Ducati, dan lainnya juga mencari tahu bagaimana memasukkan sistem ini pada superbike masa depan.
Laman Bikeapart melaporkan, publik automotif mungkin akan melihatnya pertama kali di dunia balap, meskipun bos MotoGP membatasi pengembangan aerodinamis akhir-akhir ini untuk menekan biaya.
Pandemik COVID-19 juga banyak berpengaruh untuk pengembangan sepeda motor, dengan pusat R&D ditutup selama berminggu-minggu karena regulasi jarak sosial. Tidak diragukan lagi aere aktif adalah jalan masa depan, tapi kesulitan keuangan yang dialami industri sepeda motor yang dikombinasikan kekhawatiran virus Corona kemungkinan membuat teknologi ini kembali lebih lama untuk kita nikmati.
(iqb)
Lihat Juga :