Siap Tanggap Bencana Seberapa Tangguh Kekuatan Setrum Outlander PHEV?
Senin, 15 Maret 2021 - 23:46 WIB
Kemampuan Mitsubishi Outlander PHEV dalam mengalirkan listrik memang jadi keunggulan tersendiri mobil listrik andalan PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI). Pasalnya tidak semua mobil listrik mampu melakukan hal yang sama.
Pertanyaannya sampai berapa lama mobil listrik itu bisa mengalirkan listrik? Mitsubishi mengatakan fitur mengalirkan listrik disebut sebagai fitur Discharging. Lewat fitur itu Mitsubishi Outlander PHEV mampu mengeluarkan listrik hingga 1.500 Watt. Arus tersebut dapat digunakan untuk menyalakan peralatan rumah tangga selama 10 hari berturut-turut.
Menariknya lagi cara kerja Mitsubishi Outlander PHEV dalam mengalirkan listrik justru tak ubahnya seperti sebuah generator. Meski baterai mobil akan habis, bahan bakar yang ada dalam tangki bensin mobil akan kembali mengisi daya yang ada di baterai. Alhasil energi listirk yang ada di baterai masih bisa terus mengalir.
Irwansyah Siregar, Head of PC Technical Service & CS Support Section Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan, pengguna juga tidak perlu repot dalam memanfaatkan fitur Discharging. Pasalnya mereka tinggal mencari colokan atau soket yang ada di bagasi belakang mobil listrik Mitsubishi itu. "Caranya, karena sudah ada colokannya di bagasi belakang jadi tinggal colok saja. Bebannya mau pakai apa, lampu, kulkas, macam-macam yang sebesar 1.500 Watt," ujar Irwansyah saat peluncuran Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS.
Pertanyaannya sampai berapa lama mobil listrik itu bisa mengalirkan listrik? Mitsubishi mengatakan fitur mengalirkan listrik disebut sebagai fitur Discharging. Lewat fitur itu Mitsubishi Outlander PHEV mampu mengeluarkan listrik hingga 1.500 Watt. Arus tersebut dapat digunakan untuk menyalakan peralatan rumah tangga selama 10 hari berturut-turut.
Menariknya lagi cara kerja Mitsubishi Outlander PHEV dalam mengalirkan listrik justru tak ubahnya seperti sebuah generator. Meski baterai mobil akan habis, bahan bakar yang ada dalam tangki bensin mobil akan kembali mengisi daya yang ada di baterai. Alhasil energi listirk yang ada di baterai masih bisa terus mengalir.
Irwansyah Siregar, Head of PC Technical Service & CS Support Section Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) menjelaskan, pengguna juga tidak perlu repot dalam memanfaatkan fitur Discharging. Pasalnya mereka tinggal mencari colokan atau soket yang ada di bagasi belakang mobil listrik Mitsubishi itu. "Caranya, karena sudah ada colokannya di bagasi belakang jadi tinggal colok saja. Bebannya mau pakai apa, lampu, kulkas, macam-macam yang sebesar 1.500 Watt," ujar Irwansyah saat peluncuran Mitsubishi Outlander PHEV di GIIAS.
Lihat Juga :