Ingin Ban Kendaraan Niaga Lebih Awet? Gunakan 3 Tips Ini

Senin, 05 April 2021 - 15:37 WIB
Sebaliknya, ban yang kelebihan tekanan angin dapat mengurangi traksi, aus yang tidak wajar pada bagian tengah telapak ban, serta rawan terhadap pecah karena benturan.

Setiap ban, menurut Ahmad, memiliki standar maksimal tekanan angin yang perlu diisi. Begitupun standar maksimal beban yang mampu ditopang. ”Sebaiknya pengendara menggunakan ban sesuai standar-standar tersebut,” bebernya.

Kenyataannya, sebagian besar kendaraan mengangkut beban melebihi standar. Sebagai antisipasinya, tekanan angin harus ditambah dan kecepatan kendaraan harus dikurangi. Jika perlu, pengusaha mempertimbangkan ban dengan kapasitas standar beban dan tekanan angin yang lebih tinggi.

Pengecekan tekanan angin idealnya dilakukan rutin sekitar 10-14 hari sekali.

2. Pentil Tidak Bocor

Pastikan juga isi pentil bekerja dengan baik dan tidak ada kebocoran. Pastikan tutup pentil selalu terpasang untuk menghindari kerusakan isi pentil akibat butiran/batu-batu kecil atau pasir yang masuk ke dalam pentil.

“Tutup pentil terlihat sepele, namun jika isi pentil rusak, tekanan angin akan berkurang lebih cepat dan dapat menyebabkan kerusakan ban,” ujar Ahmad.

3. Spooring

Spooring atau wheel alignment (penyelarasan roda kendaraan) juga bisa jadi jurus untuk memperpanjang umur pakai ban secara signifikan. Setelan roda yang tidak selaras akan berdampak pada kemudi tidak stabil dan menyebabkan aus ban tidak wajar yang memperpendek umur pakai ban.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!