Beralih ke Mobil Listrik, Pendapatan Jangka Pendek Ferrari Terancam
Rabu, 16 Juni 2021 - 09:00 WIB
Bloomberg melaporkan saham Ferrari saat ini turun sebesar 2,9 persen hingga 168,90 Euro baru-baru ini. Penurunan ini membuat penurunan Ferrari mencapai 10 persen Year to Date.
Analis Goldman Sach George Galliers mengatakan pengembangan Ferrari di dunia mobil listrik memang akan perlu pengorbanan. Salah satunya adalah penurunan pendapatan jangka pendek, akibat konsumen yang kecewa dengan peralihan ke mobil listrik dan juga belanja modal yang besar untuk pengembangan produk mobil listrik Ferrari. Dia bahkan mengatakan seiring berpindah ke elektrifikasi minat pembelian mobil Ferrari juga akan menurun.
Baca juga : Toyota Gazoo Racing Tak Berencana Bikin Mobil Sport SUV
Hal itulah yang menurut George Galliers harus dikorbankan oleh Ferrari. Pasalnya elektrifikasi memang merupakan tren mobil di masa depan yang tidak bisa dihindari lagi.
"Meskipun mesin pembakaran internal telah menjadi teknologi inti otomotif di masa lalu, namun teknologi baru akan menjadi teknologi inti di masa depan," jelasnya.
Analis Goldman Sach George Galliers mengatakan pengembangan Ferrari di dunia mobil listrik memang akan perlu pengorbanan. Salah satunya adalah penurunan pendapatan jangka pendek, akibat konsumen yang kecewa dengan peralihan ke mobil listrik dan juga belanja modal yang besar untuk pengembangan produk mobil listrik Ferrari. Dia bahkan mengatakan seiring berpindah ke elektrifikasi minat pembelian mobil Ferrari juga akan menurun.
Baca juga : Toyota Gazoo Racing Tak Berencana Bikin Mobil Sport SUV
Hal itulah yang menurut George Galliers harus dikorbankan oleh Ferrari. Pasalnya elektrifikasi memang merupakan tren mobil di masa depan yang tidak bisa dihindari lagi.
"Meskipun mesin pembakaran internal telah menjadi teknologi inti otomotif di masa lalu, namun teknologi baru akan menjadi teknologi inti di masa depan," jelasnya.
(wsb)
Lihat Juga :