Rolls-Royce Berdiri berkat Kolaborasi antara Dua Perusahaan

Jum'at, 25 Juni 2021 - 06:01 WIB
Ghost Silver menjadi model yang paling diminati oleh pasar, sehingga memaksa Rolls-Royce membuka pabrik keduanya di Amerika Serikat.

Setelah Perang Dunia I berakhir, Rolls-Royce membuka pabrik pertamanya di Massachusetts, Amerika Serikat. Di sana, Rolls-Royce meninggalkan jejaknya dalam industri penerbangan.

Mesin R dibuat perusahaan mencetak rekor kecepatan udara dunia baru. Mesin itu diciptakan untuk digunakan oleh Inggris, saat kontes pesawat amfibi Intercontinental Schneider Trophy 1929.

Pada 1931, Rolls-Royce mengakuisisi Bentley. Pabrik Bentley di Cricklewood ditutup dan produksinya dipindahkan ke fasilitas Rolls-Royce di Derby. Sampai Perang Dunia II, Bentley semacam versi sporty rilisan Rolls-Royce.

Namun, meloncat jauh setelahnya, pada akhir 1990-an, Rolls-Royce dijual ke Volkswagen dan BMW. VW memperoleh fasilitas produksi Rolls-Royce di Crewe, Inggris, sementara BMW mendapat hak atas merek mobil Rolls-Royce.

BMW melisensikan nama Rolls-Royce ke VW hingga akhir 2002. Kemudian, BMW mulai memproduksi mobil Rolls-Royce pada 2003. Sementara VW mempunyai hak untuk terus membuat Bentleys.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!