Menunggu Durian Runtuh Lagi di Masa Pandemi dengan Suzuki Carry

Jum'at, 10 September 2021 - 08:00 WIB
Mereka juga merasa beruntung biaya perawatan dua Suzuki Carry yang mereka miliki tidak membebani pengeluaran bulanan mereka. "Suzuki Carry selalu di hati. Makanya kita selalu pakai Suzuki Carry terus," ucapnya serius.

Apa yang dialami Adi dan Ali ternyata memang dirasakan oleh pelaku UMKM yang memang mengandalkan kendaraan niaga ringan seperti Suzuki Carry. Rudi Hendrawan, pedagang kambing yang ada di Pekayon, Bekasi Selatan mengalami penurunan ketika Idul Adha lalu. "Permintaan kambing sudah dua tahun tidak begitu besar. Ya, sekarang kita coba manfaatkan bisnis lain dengan menyewakan mobil buat jasa pengiriman," ucapnya.

Rudi Hendrawan mengaku tertolong dengan bisnis sewa mobil untuk distribusi gas 3 kilogram. Kebetulan desain mobil Suzuki Carry yang dia miliki, untuk bisnis jual beli kambing sesuai dengan kebutuhan mengangkut gas 3 kilogram. "Jadi yang nyewa tidak perlu ganti karoseri lagi cukup pakai yang sudah ada," ucapnya.





Rudi Hendrawan mengaku saat ini dirinya berupaya menjalani masa-masa sulit seperti saat ini dengan berimprovisasi. Dia percaya kondisi akan segera berubah mengingat saat ini pemberian vaksin sudah sangat massif dan jumlah kasus penderita Covid-19 menurun.

Hal yang sama dirasakan Adi dan Ali yang yakin duriannya juga akan laris lagi. Mereka percaya mereka akan ketiban durian runtuh lagi seperti masa-masa sebelum pandemi.

Hal ini senada dengan pernyataan Direktur Utama PT Permodalan Nasional Permadani (Persero) Arif Mulyadi dalam CEO TALK Ketahanan Usaha Para Pelaku Usaha Subsisten di Tengah Pandemi, Rabu (8/9).

Dia membenarkan sektor UMKM memang paling terdampak dari pandemi Covid-19. Menurutnya, hanya sebanyak 5,9 persen pelaku UMKM yang mampu tumbuh positif selama pandemi Covid-19. Sementara 82,9 persen lainnya terdampak negatif.

"Tadi yang saya di awal sampaikan ada yang berdampak positif juga ada 5,9 persen tapi ini angka yang masih angka yang tahun lalu (2020)," katanya.
Halaman :
tulis komentar anda
Video Rekomendasi
Berita Terkait
Rekomendasi
Terpopuler
Berita Terkini More