Seperti di Indonesia, Pengguna Jalan Amerika Tanam Pohon Pisang di Jalan Berlubang
Kamis, 09 September 2021 - 09:38 WIB
loading...
Penanaman pohon pisang yang dilakukan diyakini sebagai tanda protes karena jalan tidak mau diperbaiki. Foto/IST
A
A
A
AMERIKA SERIKAT - Seorang pengguna jalan di Florida, Amerika Serikat, Bryan Raymond nekat menanam pohon pisang di jalan yang berlubang seperti yang kerap ditemukan di Indonesia. Aksi nekat Bryan Raymond bermula dari kekesalannya melihat jalan berlubang yang tidak pernah diperbaiki.
Bryan Raymond pantas kecewa karena lokasi jalan berlubang itu dekat dengan gedung fitness yang dia miliki. Alhasil banyak pengguna gedung fitness miliknya terganggu dengan lubang di jalan itu. Bahkan ada beberapa mobil yang rusak karena lubang tersebut.
Baca juga : Nissan Elgrand Baru Diprediksi Rilis Agustus 2022, Apa Saja yang Baru?
Upaya untuk memperbaiki lubang tersebut sebenarnya sudah dilakukan. Bryan Raymond telah menghubungi otoritas setempat akan keberadaan lubang tersebut. Hanya saja setelah diperiksa, pihak otoritas mengatakan lubang tersebut berada di daerah privat. Jadi yang bertanggung jawab memperbaiki lubang tersebut adalah warga sekitar.
Awalnya Bryan Raymond mencoba memperbaiki lubang tersebut dengan menggunakan semen. Hanya saja lubang itu kemudian muncul lagi. Dia meyakini harus ada perbaikan yang menyeluruh di kontur jalan tersebut agar lubang tidak lagi muncul. Hanya saja otoritas setempat tetap kukuh bahwa lubang itu berada di area privat.
Bryan Raymond pantas kecewa karena lokasi jalan berlubang itu dekat dengan gedung fitness yang dia miliki. Alhasil banyak pengguna gedung fitness miliknya terganggu dengan lubang di jalan itu. Bahkan ada beberapa mobil yang rusak karena lubang tersebut.
Baca juga : Nissan Elgrand Baru Diprediksi Rilis Agustus 2022, Apa Saja yang Baru?
Upaya untuk memperbaiki lubang tersebut sebenarnya sudah dilakukan. Bryan Raymond telah menghubungi otoritas setempat akan keberadaan lubang tersebut. Hanya saja setelah diperiksa, pihak otoritas mengatakan lubang tersebut berada di daerah privat. Jadi yang bertanggung jawab memperbaiki lubang tersebut adalah warga sekitar.
Awalnya Bryan Raymond mencoba memperbaiki lubang tersebut dengan menggunakan semen. Hanya saja lubang itu kemudian muncul lagi. Dia meyakini harus ada perbaikan yang menyeluruh di kontur jalan tersebut agar lubang tidak lagi muncul. Hanya saja otoritas setempat tetap kukuh bahwa lubang itu berada di area privat.
Lihat Juga :