Pusat Riset dan Pengembangan Volvo Dijebol Hacker, Data Penting Dicuri

Sabtu, 11 Desember 2021 - 09:00 WIB
Mereka juga mengatakan aksi peretasan tidak akan berdampak pada pemilik mobil Volvo. Hanya saja data-data riset dan pengembangan yang dimiliki Volvo diyakini sangat penting untuk menghadapi era mobil listrik yang tengah berjalan belakangan ini.

Sementara situs Bleeping Computer menyebutkan aksi peretasan Pusat Riset dan Pengembangan Volvo dilakukan oleh sekelompok hacker, Snatch. Hal itu diketahui setelah kelompok itu menampilkan secara online beberapa dokumen milik Volvo yang telah diretas pada 30 November lalu.

Baca juga : Mau Modif Seperti Mitsubishi Xpander AP4, Ini Kata Pembuatnya

Mereka bahkan menunjukkan sebagian kecil sejumlah data sebesar 35,9 MB yang telah dicuri. Hanya saja Bleeping Computer mengatakan Volvo menolak berkomentar mengenai tindakan yang dilakukan Snatch itu.

"Volvo menolak berspekulasi mengenai aksi peretasan yang telah dilakukan oleh sekelompok orang. Hanya saja kami menanggapi serius aksi peretasan dan pencurian data itu," ujar Volvo seperti dikutip Bleeping Computer.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!