Angka Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Apple Store Kembali Ditutup
Selasa, 23 Juni 2020 - 06:02 WIB
"Ini bukan keputusan tergesa-gesa. Pembukaan toko sama sekali tidak berarti bahwa kami tidak akan mengambil langkah pencegahan untuk menutupnya lagi, jika memang diperlukan," kata O'Brien dikutip dari Reuters, Senin (22/6/2020). (Baca: Arab Saudi Buka 1.500 Masjid Makkah Meski Covid-19 Mengganas)
Diberitakan sebelumnya, Apple akan kembali membuka gerai ritelnya di AS yang dimulai dari 25 toko dan akan menyusul secara bertahap pembukaan seluruh toko di dunia.
Apple diketahui sejak Maret lalu menutup seluru toko retail mereka, di luar China, akibat pademi COVID-19. Mereka sudah lebih dulu menutup lebih dari 50 gerai di China apda Januari dan mulai bka kembali pada pertengahan Maret.
Bagi toko yang sudah kembali dibuka, Apple akan memberlakukan aturan menjaga jarak, dengan membatasi kapaistas pengunjung dan beberapaakan membayasi layanan yang diberikan.
Diberitakan sebelumnya, Apple akan kembali membuka gerai ritelnya di AS yang dimulai dari 25 toko dan akan menyusul secara bertahap pembukaan seluruh toko di dunia.
Apple diketahui sejak Maret lalu menutup seluru toko retail mereka, di luar China, akibat pademi COVID-19. Mereka sudah lebih dulu menutup lebih dari 50 gerai di China apda Januari dan mulai bka kembali pada pertengahan Maret.
Bagi toko yang sudah kembali dibuka, Apple akan memberlakukan aturan menjaga jarak, dengan membatasi kapaistas pengunjung dan beberapaakan membayasi layanan yang diberikan.
(wbs)
Lihat Juga :