Perbedaan Nitrogen dengan Angin Biasa untuk Ban Kendaraan

Kamis, 16 Juni 2022 - 04:01 WIB
Molekul dari nitrogen lebih padat dan stabil sehingga tekanan ban selalu terjaga. Nitrogen tidak cepat memuai dan berkurang seperti angin biasa. Namun untuk kenyamanan berkendara, sebenarnya ditentukan oleh tekanan angin yang sesuai.

Yang terpenting dalah jangan pernah mencampur angin biasa dengan nitrogen. Sebab, mencampur angin biasa dengan nitrogen bisa membuat nitrogen terkontaminasi damn membawa efek samping terhadap ban dalam waktu lama.

Kontaminasi dua zat gas ini membuat udara menjadi lebih basah dan berat. Kandungan angin biasa pada unsur hidrogen membawa uap air yang lebih banyak sehingga udaranya menjadi basah. Dalam waktu yang relatif lama, udara basah ini bisa membuat kawat ban menjadi berkarat.

Apabila berkarat, bukan tidak mungkin ban akan menjadi benjol atau bahkan bisa pecah ban. Jadi, bila ingin mengisi nitrogen, sebaiknya angin ban yang lama dibuang semuanya terlebih dahulu.
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!