Mercedes Tidak Akan Kabur dari China, Sekalipun Ada Perang dengan Taiwan

Kamis, 04 Mei 2023 - 15:46 WIB
loading...
A A A
"Tentu saja, kami melihat perbedaan dan ketegangan politik antara China dan Taiwan. Kita harus menjadi lebih tangguh di sini dan lebih mandiri dari masing-masing negara, misalnya dalam hal baterai litium. Tetapi melepaskan diri dari China adalah ilusi dan juga tidak diinginkan," tegasnya.

Ola Kallenius melanjutkan Mercedes-Benz sama sekali tidak terpikir untuk menghentikan operasinya di China. Bagi mereka China adalah pasar yang sangat penting karena telah menyumbang 37 persen dari total penjualan secara global. Bahkan pendapatan mereka sebesar 18 persen datang dari China.

Bos Mercedes-Benz juga membantah pernyataan bahwa pabrikan Jerman kalah total dari mobil-mobil China. Dia mengatakan segmentasinya sangat berbeda antara mobil Mercedes-Benz dan mobil China. Apalagi pabrikan mobil yang berbasis di Stuttgart itu tidak menjual mobil dengan harga terjangkau yang sangat disukai masyarakat China.

"Kami tidak ingin terlibat dalam perang harga hanya untuk mendapatkan volume. Pelanggan Mercedes mengharapkan sesuatu yang istimewa. Secara keseluruhan, kami dapat meningkatkan penjualan model serba listrik kami di China lebih dari 150 persen pada tahun 2022," pungkas Ola Kallenius.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BYD, Nio, CALB Terdaftar...
BYD, Nio, CALB Terdaftar dalam Daftar Perusahaan Militer China oleh Pentagon
Industri Otomotif China...
Industri Otomotif China Mulai Meninggalkan Masa Keemasan dan Memilih Perang AI
Mercedes-Benz Luncurkan...
Mercedes-Benz Luncurkan eActros Lowliner, Truk Logistik Jarak Jauh
Perang Berkecamuk, Mercedes-Benz...
Perang Berkecamuk, Mercedes-Benz Siap Masuk ke Industri Pertahanan
Bukan BYD dan Chery,...
Bukan BYD dan Chery, Inilah Mobil Presiden China saat Jemput Trump
Harga BBM Melambung...
Harga BBM Melambung Tinggi, Mercedes-Benz Meningkatkan Produksi GLC Listrik
Terbitkan Panda Bond,...
Terbitkan Panda Bond, Menkeu Purbaya Kantongi Dukungan China
Indonesia Raih Komitmen...
Indonesia Raih Komitmen Pendanaan AIIB USD17 Miliar, Bukti Kepercayaan pada Fiskal RI
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Rekomendasi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Jadwal Lengkap MotoGP...
Jadwal Lengkap MotoGP Grand Prix Ceko 2026, Tayang Live di VISION+
Penunjukan Luke Thomas...
Penunjukan Luke Thomas Dinilai Mencerminkan Meritokrasi di DSI
Berita Terkini
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Bangun Integritas, FIFGROUP...
Bangun Integritas, FIFGROUP Sabet IRCA 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved