Mercedes Tidak Akan Kabur dari China, Sekalipun Ada Perang dengan Taiwan

Kamis, 04 Mei 2023 - 15:46 WIB
loading...
Mercedes Tidak Akan...
China menyumbangkan angka penjualan yang cukup besar buat Mercedes-Benz. Foto/Carscoops.
A A A
JAKARTA - Ola Kallenius, Chairman of the Board Mercedes-Benz Group AG mengatakan mereka tidak akan kabur dari China sekalipun negara yang dipimpin Xi Zinping itu akan menyerang atau menginvasi Taiwan. Dia memahami saat ini kondisi politik China dan Taiwan tengah memanas.

China beberapa kali menunjukkan kemampuan tempur mereka di wilayah Taiwan. Begitu juga dengan Taiwan yang terus berupaya melengkapi diri dengan persenjataan terbaru guna mengantisipasi terjadinya perang.

Potensi itu justru tidak terlalu membuat Ola Kallenius. Dia mengatakan sangat sulit buat mereka untuk mengenyampingkan China apabila terjadi invasi ke Taiwan.

Menurutnya kondisi di China sangat berbeda dengan situasi Rusia yang menginvasi Ukraina. China hingga saat ini memiliki posisi yang sangat penting dalam industri otomotif global.



Mercedes Tidak Akan Kabur dari China, Sekalipun Ada Perang dengan Taiwan


Jadi meskipun di Rusia banyak pabrikan otomotif hengkang setelah adanya invasi Ukraina, hal itu menurut Ola Kallenius tidak akan terjadi di China. Mercedes-Benz pun tidak akan begitu saja hengkang seperti ketika mereka kabur dari Rusia.

"China adalah pemain utama dalam ekonomi dunia selain Eropa dan Amerika Serikat. Di antaranya ada kaitan yang erat sehingga memisahkan diri dari China tidak masuk akal,” kata Ola Kallenius dikutip Carscoops.

Dia melanjutkan keterkaitan itu bukan untuk menjaga persaingan tetapi kerja sama untuk mencapai hal yang menguntungkan. Misalnya dalam pemenuhan kebutuhan baterai litium yang saat ini penting buat industri mobil listrik.



"Tentu saja, kami melihat perbedaan dan ketegangan politik antara China dan Taiwan. Kita harus menjadi lebih tangguh di sini dan lebih mandiri dari masing-masing negara, misalnya dalam hal baterai litium. Tetapi melepaskan diri dari China adalah ilusi dan juga tidak diinginkan," tegasnya.

Ola Kallenius melanjutkan Mercedes-Benz sama sekali tidak terpikir untuk menghentikan operasinya di China. Bagi mereka China adalah pasar yang sangat penting karena telah menyumbang 37 persen dari total penjualan secara global. Bahkan pendapatan mereka sebesar 18 persen datang dari China.

Bos Mercedes-Benz juga membantah pernyataan bahwa pabrikan Jerman kalah total dari mobil-mobil China. Dia mengatakan segmentasinya sangat berbeda antara mobil Mercedes-Benz dan mobil China. Apalagi pabrikan mobil yang berbasis di Stuttgart itu tidak menjual mobil dengan harga terjangkau yang sangat disukai masyarakat China.

"Kami tidak ingin terlibat dalam perang harga hanya untuk mendapatkan volume. Pelanggan Mercedes mengharapkan sesuatu yang istimewa. Secara keseluruhan, kami dapat meningkatkan penjualan model serba listrik kami di China lebih dari 150 persen pada tahun 2022," pungkas Ola Kallenius.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Truk Tua Kembali Perkasa!...
Truk Tua Kembali Perkasa! Daimler Rilis Suku Cadang untuk Truk Mercedes-Benz Seri Lama
Merek China Zonsen Siap...
Merek China Zonsen Siap Selamatkan Aprilia RSV 1000
Gandeng DJI, BYD Hadirkan...
Gandeng DJI, BYD Hadirkan Lingyuan Sistem Drone Canggih
Mercedes-Benz Umumkan...
Mercedes-Benz Umumkan Akan Hadirkan G-Wagen Versi Kecil
Mercy Bagong, Truk Legendaris...
Mercy Bagong, Truk Legendaris yang Pernah Dirakit di Tanjung Priok
Alasan PO Bus Luthansa...
Alasan PO Bus Luthansa Gunakan Mercedes-Benz OF 1623 dengan Mesin di Depan
GM Tumbang di China,...
GM Tumbang di China, Bisnis 100 Tahun Hancur Akibat Revolusi Mobil Listrik
Wuling Resmi Produksi...
Wuling Resmi Produksi Baterai Canggih di Indonesia
Rekomendasi
Arus Balik Lebaran,...
Arus Balik Lebaran, Contraflow di Tol Jakarta-Cikampek Arah Jakarta Diberlakukan dari KM 70
Retreat Kepala Daerah...
Retreat Kepala Daerah Gelombang Kedua Segera Digelar, Lokasinya Belum Bisa Dipastikan
Tabrakan Beruntun di...
Tabrakan Beruntun di Tol Purbaleunyi Arah Jakarta, Petugas Diterjunkan
Sinopsis Sinetron Kasih...
Sinopsis Sinetron Kasih Jannah Eps 36: Kasih dan Jannah Tersesat
Sinopsis Sinetron Mencintaimu...
Sinopsis Sinetron Mencintaimu Sekali Lagi Eps 101: Rencana Diam-diam Lingga Pada Emil
Bakamla Evakuasi 12...
Bakamla Evakuasi 12 Kru ABK Kapal Terbakar di Perairan Banten
Berita Terkini
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
26 menit yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
3 jam yang lalu
AS Umumkan Tarif Baru...
AS Umumkan Tarif Baru Mobil Buatan Luar Negeri Termasuk Indonesia
5 jam yang lalu
Aksi Anti Tesla Meluas,...
Aksi Anti Tesla Meluas, Keamanan Pemilik dan Karyawan Semakin Terancam
8 jam yang lalu
BMW F 450 GS Concept...
BMW F 450 GS Concept Mulai Dibedah sebelum Dijual Bebas
9 jam yang lalu
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
11 jam yang lalu
Infografis
Musuh-musuh Utama AS...
Musuh-musuh Utama AS dan NATO akan Gelar Latihan Perang
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved