Bikin Baterai Mobil Listrik, Honda Gandeng Perusahaan Baja Raksasa asal Korea
Jum'at, 05 Mei 2023 - 08:48 WIB
loading...
Honda menggandeng perusahaan baja asal Korea untuk mendukung pengembangan mobil listrik. Foto: dok Honda
A
A
A
JAKARTA - Honda mengaku sangat serius dengan kendaraan listrik. Perusahaan asal Jepang tersebut terlihat melakukan berbagai kerja sama bisnis maupun ekspansi pabrik untuk mewujudkan visi elektrifikasi hingga 2030 mendatang.
Salah satunya, Honda Motor Co. mengumumkan bakal menjalin kerjasama bisnis dengan Posco Holdings Inc untuk mengembangkan baterai kendaraan berbasis elektrifikasi.
Posco sendiri merupakan perusahaan pembuat baja Korea Selatan yang berkantor pusat di Pohang, Korea Selatan.
Pabrik tersebut mampu menghasilkan 42.000.000 metrik ton baja mentah pada 2015, menjadikannya pembuat baja terbesar keenam di dunia. Pada 2010, Posco juga menjadi perusahaan manufaktur baja terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar.
Honda dan Posco memanfaatkan kekuatan masing-masing perusahaan untuk mengembangkan teknologi lingkungan dalam mempercepat inisiatif menuju netralitas karbon.
Kerjasama tersebut meliputi sektor pengembangan teknologi baterai dan teknologi daur ulang. Kerdua perusahaan akan membentuk sistem daur ulang loop tertutup yang akan memanfaatkan bahan baterai reklamasi.
Selain itu, juga pengembangan lembaran baja tarik yang berkontribusi pada pengurangan bobot kendaraan serta lembaran baja otomotif yang diproduksi melalui proses yang mengurangi emisi gas rumah kaca. Ada juga penerapan lembaran baja listrik dalam produksi massal motor penggerak untuk e-Axle (penggerak gandar listrik).
Salah satunya, Honda Motor Co. mengumumkan bakal menjalin kerjasama bisnis dengan Posco Holdings Inc untuk mengembangkan baterai kendaraan berbasis elektrifikasi.
Posco sendiri merupakan perusahaan pembuat baja Korea Selatan yang berkantor pusat di Pohang, Korea Selatan.
Pabrik tersebut mampu menghasilkan 42.000.000 metrik ton baja mentah pada 2015, menjadikannya pembuat baja terbesar keenam di dunia. Pada 2010, Posco juga menjadi perusahaan manufaktur baja terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar.
Honda dan Posco memanfaatkan kekuatan masing-masing perusahaan untuk mengembangkan teknologi lingkungan dalam mempercepat inisiatif menuju netralitas karbon.
Kerjasama tersebut meliputi sektor pengembangan teknologi baterai dan teknologi daur ulang. Kerdua perusahaan akan membentuk sistem daur ulang loop tertutup yang akan memanfaatkan bahan baterai reklamasi.
Selain itu, juga pengembangan lembaran baja tarik yang berkontribusi pada pengurangan bobot kendaraan serta lembaran baja otomotif yang diproduksi melalui proses yang mengurangi emisi gas rumah kaca. Ada juga penerapan lembaran baja listrik dalam produksi massal motor penggerak untuk e-Axle (penggerak gandar listrik).
Lihat Juga :