Inapa 2023 Siap Bersinergi dengan Pelaku Industri Kendaraan Listrik

Rabu, 10 Mei 2023 - 22:16 WIB
loading...
Inapa 2023 Siap Bersinergi...
Konferensi pers INAPA 2023 digelar Rabu (10/5/2023) di Bidakara, Jakarta. Foto/Sindonewscom-Wahyu Sibarani
A A A
JAKARTA - Tren kendaraan listrik semakin berkembang pesat di Tanah Air. Indonesia diyakini akan jadi pelaku penting dalam industri kendaraan listrik.

Hal itu yang coba diakselerasi oleh pameran suku cadang otomotif terbesar se-ASEAN yakni Indonesia International Auto Parts Accessories & Equip Exhibition atau INAPA 2023.

Pameran yang akan digelar pada 24-26 Mei mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta itu siap bersinergi dengan pelaku industri kendaraan listrik. Jadi dalam perhelatan tiga hari INAPA 2023 , selain mamerkan berbagai perlengkapan dan suku cadang otomotif, juga dihadirkan berbagai perkembangan teknologi dan pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.

Lengkapnya, perhelatan INAPA 2023 ke-12 itu akan hadir dengan skala lebih besar daripada pameran sebelumnya. Direncanakan pameran yang sempat tertunda dua tahun akibat pandemi Covid-19 itu akan diikuti sebanyak 1.000 perusahaan dari 21 negara.

Baca juga : United E-Motor TX-1800, Skutik Listrik Mirip Yamaha N-Max dengan Value for Money Tinggi

"INAPA 2023, EV Indonesia 2023, dan IIBT 2023 menjadi platform penting untuk mengembangkan suku cadang otomotif kendaraan listrik dan kendaraan komersial di Indonesia," jelas Direktur Utama Global Expo Management GEM Indonesia, Baki Lee saat jumpa media di Jakarta, Rabu (10/5/2023) ini.

Baki menjelaskan bahwa Indonesia yang mewakili 40 persen ekonomi dan populasi ASEAN sangat berpotensi dalam pengembangan suku cadang otomotif dan kendaraan listrik. Hal tersebut juga sejalan dengan target pemerintah untuk menjadi pemain utama dalam industri suku cadang otomotif dan kendaraan listrik di Asia Tenggara.

"Pemerintah Indonesia sedang menjalankan dua strategi dalam melakukan transformasi ekonomi melalui inovasi dan teknologi. Pertama adalah hilirisasi industri dan kedua adalah ekonomi hijau," imbuhnya.

Atas dasar tersebut dan teknologi yang semakin pesat, kata Baki, menjadikan industri otomotif akan bertransformasi ke arah yang ramah lingkungan. Selain itu, pemerintah juga terus berfokus pada percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik dan menjadikan Indonesia sebagai sentra produksi mobil listrik.

Baca juga : Swedia akan Resmikan Jalan yang Bisa Isi Ulang Baterai Mobil Listrik, Ini Caranya

"Kami sangat bersemangat tentang masa depan suku cadang otomotif di Indonesia dan siap untuk menjadi pemimpin dalam pasar otomotif regional. Kami juga berkomitmen kuat bagi Indonesia dalam mendukung pertumbuhan suku cadang otomotif dan kendaraan listrik Indonesia tetap memperkuat posisi Indonesia di pasar otomotif global," tegasnya.

Sementara itu penggagas Komunitas Sepeda Motor/Listrik Kosmik Indonesia sekaligus Humas Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) Peter Kho, meyakini bahwa pihak yang menguasai pasar kendaraan listrik di Indonesia pasti akan menguasai pasar dunia.

Menurutnya pameran INAPA 2023 menjadi penting karena Indonesia tidak bisa mundur dari tren kendaraan listrik. Seluruh dunia, lanjut Peter, telah bersepakat untuk beralih ke ekosistem tersebut pada ajang KTT G20 Bali.

"Kita nggak bisa mundur, harus ikut kendaraan listrik. Misalkan pun mundur, maka Indonesia akan menjadi negara yang tidak efisien karena harga minyak tidak menentu dan kita tahu penyebab inflasi adalah minyak," jelasnya.
(wsb)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Fakta Baru Pasar Mobil...
Fakta Baru Pasar Mobil Eropa: Mobil Bensin Turun, EV dan Merek China Melesat
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Catat! Ini Penurunan...
Catat! Ini Penurunan Kapasitas Baterai Mobil Listrik Setiap Tahunnya
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Insentif Kendaraan Listrik...
Insentif Kendaraan Listrik Mundur Jauh, Begini Kata Purbaya
House And Vox Indonesia...
House And Vox Indonesia Ramaikan IIFEX EASTFOOD 2026, Hadirkan Inovasi Produk dan Cooking Demo
EV Services: Membangun...
EV Services: Membangun Ekosistem Kendaraan Listrik yang Semakin Terintegrasi
Rekomendasi
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Wamensesneg: Presiden...
Wamensesneg: Presiden Sangat Paham dan Menghargai Kebebasan Akademik di Kampus
Berita Terkini
Mantan Karyawan Apple...
Mantan Karyawan Apple dan Audi Kembangkan Kendaraan Listrik Terinspirasi dari Armada Bulan
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Carlos Ghosn Klaim Cuma...
Carlos Ghosn Klaim Cuma Dirinya yang Bisa Memperbaiki Nissan
Teknologi Chery Super...
Teknologi Chery Super Hybrid Bikin Biaya Mobilitas hanya Rp13 Ribuan Sehari
Flying Flea C6 Motor...
Flying Flea C6 Motor Listrik Pertama Royal Enfield Diperkenalkan
JAECOO Catat 20.000...
JAECOO Catat 20.000 Pengiriman J5 EV di Indonesia, Ini Target Selanjutnya
Infografis
Siap Hadapi Perang Baru...
Siap Hadapi Perang Baru dengan Israel, Iran Pamer Kota Rudal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved