Insentif Mobil Listrik Dikritik, Gaikindo Buka Suara
Rabu, 24 Mei 2023 - 20:17 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Gagah di IIMS, Tidak Ada Nama Esemka di Daftar Peserta GIIAS 2023
"Anda lihat di tahun sebelumnya itu pembelian bahan bakar mencapai Rp600 triliun dalam satu tahun. Nah kalau ini bisa kita tekan, caranya gimana? Satu, pakai yang namanya biodiesel, sehingga dikurangi impornya. Dua, dijual lebih banyak mobil listrik, itu tujuannya tuh ke situ. Itu sebabnya pemerintah kita menggalakkan ke arah sana, sehingga pemerintah memberikan ini (insentif)," ujar Nangoi.
Namun, dalam pemberian insentif kendaraan liatrik ini menurut Nangoi juga membutuhkan kritik dari berbagai pihak. Dia menjelaskan bahwa pemerintah dapat terus meninjau pemerian insentif agar tidak salah sasaran dan melenceng dari tujuan awal.
"Kalau ada yang mengkritik, menurut saya sih cukup baik. Tapi saya rasa pemerintah akan memberikan jawaban sendiri,"ucapNangoi.
"Anda lihat di tahun sebelumnya itu pembelian bahan bakar mencapai Rp600 triliun dalam satu tahun. Nah kalau ini bisa kita tekan, caranya gimana? Satu, pakai yang namanya biodiesel, sehingga dikurangi impornya. Dua, dijual lebih banyak mobil listrik, itu tujuannya tuh ke situ. Itu sebabnya pemerintah kita menggalakkan ke arah sana, sehingga pemerintah memberikan ini (insentif)," ujar Nangoi.
Namun, dalam pemberian insentif kendaraan liatrik ini menurut Nangoi juga membutuhkan kritik dari berbagai pihak. Dia menjelaskan bahwa pemerintah dapat terus meninjau pemerian insentif agar tidak salah sasaran dan melenceng dari tujuan awal.
"Kalau ada yang mengkritik, menurut saya sih cukup baik. Tapi saya rasa pemerintah akan memberikan jawaban sendiri,"ucapNangoi.
(dan)
Lihat Juga :