Melihat Langsung Produksi Toyota Yaris Cross di Pabriknya, Satu Tahapan Cuma Butuh 99 Detik

Senin, 07 Agustus 2023 - 21:49 WIB
loading...
Melihat Langsung Produksi...
Proses produksi Toyota Yaris Cross di pabrik Karawang Plant 2, Senin (7/8) yang sebagian sudah menggunakan robot serta lini baru baterai. Foto: Sindonews/Muhamad Fadli Ramadan
A A A
JAKARTA - Ini adalah kesempatan langka: melihat langsung produksi Toyota Yaris Cross di pabrik PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) di Karawang Plant 2, Senin (7/8).

SINDOnews berkunjung langsung ke Karawang Plant 2 TMMIN untuk melihat proses produksi dari awal sampai akhir. Di setiap sudut, pekerja sibuk merakit komponen mobil dengan sigap dan cepat. Wajar, ini karena setiap tahapan memiliki target waktu. Yakni, 1 menit 65 detik atau 99 detik per tahapan. Ternyata, batasan waktu itu harus dilakukan demi mencapai target 300 unit kendaraan per shift.

Dalam sehari, ada 2 shift kerja. Sehingga, setiap harinya produksi Toyota Yaris Cross mencapai 600 unit.

Gunakan Robot di Beberapa Titik
Melihat Langsung Produksi Toyota Yaris Cross di Pabriknya, Satu Tahapan Cuma Butuh 99 Detik

Karawang Plant 2 TMMIN menggunakan teknologi canggih dan efisien dalam memproduksi Yaris Cross. Saat ini mereka bisa menyatukan dua bahan pelat dengan ketebalan berbeda sebelum masuk ke proses molding atau pencetakan yang dinamakan Press Shop.

Sebelumnya, mereka akan mencetak lebih dahulu kedua bahan pelat yang memiliki ketebalan berbeda dan setelah itu menyatukannya. Ini membuat pekerjaan menjadi lebih lama dan memakan banyak energi.

Setelah itu, pelat yang telah dicetak akan masuk ke Welding Shop untuk dirakit dan dilakukan pengelasan menjadi bodi utuh. Pada proses ini, ketelitian teknisi sangat diperlukan untuk memastikan segalanya presisi.

Untuk itu, pada beberapa titik, TMMIN mempercayakan pekerjaan kepada robot untuk menjaga tingkat presisi. Sebab, ini akan berpengaruh terhadap kepuasan dan kemanan konsumen.

“Memang kita sangat hati-hati dalam mengaplikasikan otomatisasi. Ini adalah alat untuk mencapai kualitas yang stabil. Maka, titik-titik yang harus mencapai kestabilan yang sama harus menggunakan robot. Robot yang kita gunakan juga untuk mengerjakan titik-titik yang sulit. selebihnya kita masih menggunakan tenaga manusia,” kata Presiden Direktur TMMIN Nandi Julyanto saat ditemui di Karawang Plant 2, Senin (7/8).

Jalur Produksi Baru xEV Battery Line
Melihat Langsung Produksi Toyota Yaris Cross di Pabriknya, Satu Tahapan Cuma Butuh 99 Detik

Setelah selesai perakitan dan pengelasan, bodi utuh akan masuk ke tahap pengecatan untuk dilapisi cairan anti karat dan dicat sesuai warna yang dipesan. Sekadar informasi, Karawang Plant 2 hanya memproduksi kendaraan yang sudah dipesan oleh diler.

Melihat Langsung Produksi Toyota Yaris Cross di Pabriknya, Satu Tahapan Cuma Butuh 99 Detik

Usai proses pengecatan, mobil akan masuk ke dalam Assembly Shop, tempat di mana komponen dari suplier maupun in house akan dipasang ke mobil. Di sini, setiap pekerja diharuskan teliti karena ada banyak komponen berukuran kecil yang perlu dipasang.

Pada Assembly Shop ini terdapat line baru, yakni xEV Battery Line, yang merupakan tempat perakitan baterai untuk mobil hybrid Yaris Cross dan Innova Zenix. Khusus untuk Yaris Cross, baterainya akan diantar melalui jalur yang sudah tersedia.

Melihat Langsung Produksi Toyota Yaris Cross di Pabriknya, Satu Tahapan Cuma Butuh 99 Detik

Proses pemasangan ke mobil juga sudah menggunakan robotik dan pekerja khusus yang sudah terlatih. Pasalnya, baterai ini memiliki bobot yang cukup berat, sekitar 20 kilogram, dan memiliki daya listrik yang cukup besar.

Setelah seluruh komponen terpasang, maka mobil akan memasuki line terakhir untuk melakukan berbagai pengujian. Mulai dari sistem elektronik, kecepatan, water test, dan terakhir melewati jalur bergelobang untuk memeriksa suspensinya.

Baca Juga: Buka-bukaan Biaya Bikin Yaris Cross Hybrid, Toyota Sudah Gelontorkan Rp2,5 Triliun

Tak cukup sampai di situ, kendaraan akan kembali diinspeksi ulang untuk memastikan seluruh proses perakitan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Apabila terjadi kesalahan, maka bisa langsung terdekteksi dan bisa langsung diperbaiki.

Oleh sebab itu, seluruh rangkaian dari lembaran pelat hingga menjadi satu mobil utuh membutuhkan waktu22-24jam.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BMW Mengkonfirmasi M3...
BMW Mengkonfirmasi M3 Generasi Berikutnya Tidak Akan Gunakan PHEV
Nissan Qashqai e-Power...
Nissan Qashqai e-Power Menempuh Jarak 1.300 KM dengan Tangki BBM Full
Strategi Honda Lawan...
Strategi Honda Lawan Mobil China: Tinggalkan Target Full EV, Fokus ke Hybrid
BYD Mempertimbangkan...
BYD Mempertimbangkan Masuk Formula 1 Pilih Fokus ke Mesin Hybrid
Mudik Aman dan Nyaman?...
Mudik Aman dan Nyaman? Ini Tips Bridgestone Indonesia untuk Kendaraan Hybrid
Powertrain HORSE Teknologi...
Powertrain HORSE Teknologi Paling Mudah Ubah EV Jadi Hybrid
Pilih Mobil Listrik...
Pilih Mobil Listrik atau Hybrid, Mana Insentif yang Lebih Besar?
Mau Punya Mobil Hybrid?...
Mau Punya Mobil Hybrid? Yuk Ikut Tabungan Dahsyat Berhadiah dari MNC Bank
Daftar Mobil Hybrid...
Daftar Mobil Hybrid yang Bakal Kecipratan Insentif Diskon Pajak 3% Mulai 2025
Rekomendasi
BNN-Bea Cukai Sita 3,37...
BNN-Bea Cukai Sita 3,37 Ton Narkotika, Sahroni: Kejar Bandar Utamanya
Tuntut Kemerdekaan dari...
Tuntut Kemerdekaan dari China, Pria Tibet Tewas Bakar Diri di Luar Markas PBB
VAR Untungkan Portugal...
VAR Untungkan Portugal di Piala Dunia 2026, Kenapa Gol Injury Time Kroasia Dianulir?
Berita Terkini
GWM Tank 300 Facelift...
GWM Tank 300 Facelift Terungkap, Jangkauan EV 200 km Kemampuan Off-Road Ditingkatkan
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved