GIIAS 2023 Dibuka, Menteri Airlangga Ingin Otomotif Indonesia Main Futsal
Kamis, 10 Agustus 2023 - 11:19 WIB
loading...
GIIAS 2023 resmi dibuka hari ini oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Foto/MPI-Wahyu Sibarani
A
A
A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto ingin industri otomotif Indonesia main futsal tidak lagi main sepak bola. Artinya Airlangga Hartarto ingin industri otomotif Indonesia yang sekarang ada di peringkat sebelas masuk lima besar tahun depan.
“Kalau nomor 11 baru bisa main bola. Kita ingin main futsal. Jadi naik peringkat di bawah sepuluh," ujar Airlanggar Hartarto saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show 2023 ( GIIAS ) di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (10/8/2023).
Diketahui berbeda dengan pemain sepak bola yang butuh 11 pemain, futsal membutuhkan pemain sebanyak lima orang. Airlangga Hartarto melanjutkan secara keseluruhan Indonesia memang mengalami banyak kejutan, melampaui analisa dan prediksi pengamat dan lembaga.
Baca juga; GIIAS 2023 Akan Banyak Memajang Kendaraan Listrik
“Indonesia berhasil tumbuh di luar ekspektasi dari analisis dan lembaga karena bisa tumbuh 5,7%. Pertumbuhan di atas 5% ini terjadi selama tujuh kuartal berturut-turut dan menunjukkan Indonesia memiiliki resiliensi yang kuat dan masuk ke dalam kategori Upper Midle Country," jelas Airlangga Hartarto.
“Kalau nomor 11 baru bisa main bola. Kita ingin main futsal. Jadi naik peringkat di bawah sepuluh," ujar Airlanggar Hartarto saat membuka Gaikindo Indonesia International Auto Show 2023 ( GIIAS ) di ICE BSD City, Tangerang, Kamis (10/8/2023).
Diketahui berbeda dengan pemain sepak bola yang butuh 11 pemain, futsal membutuhkan pemain sebanyak lima orang. Airlangga Hartarto melanjutkan secara keseluruhan Indonesia memang mengalami banyak kejutan, melampaui analisa dan prediksi pengamat dan lembaga.
Baca juga; GIIAS 2023 Akan Banyak Memajang Kendaraan Listrik
“Indonesia berhasil tumbuh di luar ekspektasi dari analisis dan lembaga karena bisa tumbuh 5,7%. Pertumbuhan di atas 5% ini terjadi selama tujuh kuartal berturut-turut dan menunjukkan Indonesia memiiliki resiliensi yang kuat dan masuk ke dalam kategori Upper Midle Country," jelas Airlangga Hartarto.
Lihat Juga :