Ulah Sekawanan Tikus Rusak Mobil Listrik Hebohkan Industri Otomotif Eropa
Rabu, 04 Oktober 2023 - 21:51 WIB
loading...
Pemilik mobil listrik Kia e-Niro mendapati tikus menggerogoti kabel. (Foto: Euronews)
A
A
A
JAKARTA - Ulah sekawanan tikus berakibat kerugian terhadap sebagian besar pemilik mobil di Eropa dan Amerika Serikat. Mereka merusak komponen inti mobil yang terbuat dari teknologi ramah lingkungan.
Kesimpulan tadi bermula dari sebuah kejadian viral di media sosial. Pemilik mobil listrik Kia e-Niro mendapati tikus menggerogoti potongan besar kabel.
Kejadian ini menyebabkan kerugian senilai lebih dari 5.000 Euro atau senilai Rp 82 juta yang tidak dapat ditanggung oleh garansi resmi mobil maupun asuransinya.
Tikus-tikus yang bersarang di dalam kendaraan yang hangat bukanlah menjadi sebuah fenomena baru. Namun, banyaknya kejadian yang dialami mobil listrik memunculkan indikasi bahwa tikus lebih memilih kendaraan listrik dibandingkan mobil berbahan bakar bensin ataupun diesel.
Baca Juga: Mobil Listrik Baru Lebih Bermasalah Dibanding Mobil Listrik Lama
Para dealer dan pemilik mobil ikut menduga bahan baru ramah lingkungan yang digunakan dalam suku cadang mobil mungkin menarik bagi hewan liar.
Di Amerika Serikat, beberapa tuntutan hukum class action telah diajukan terhadap produsen mobil besar lainnya dalam beberapa tahun terakhir. Publik menduga komponen kendaraan berbahan dasar kedelai menjadi salah satu penyebab serangan hewan kelaparan. Namun, kasus-kasus seperti ini kemudian dibatalkan.
Kesimpulan tadi bermula dari sebuah kejadian viral di media sosial. Pemilik mobil listrik Kia e-Niro mendapati tikus menggerogoti potongan besar kabel.
Kejadian ini menyebabkan kerugian senilai lebih dari 5.000 Euro atau senilai Rp 82 juta yang tidak dapat ditanggung oleh garansi resmi mobil maupun asuransinya.
Tikus-tikus yang bersarang di dalam kendaraan yang hangat bukanlah menjadi sebuah fenomena baru. Namun, banyaknya kejadian yang dialami mobil listrik memunculkan indikasi bahwa tikus lebih memilih kendaraan listrik dibandingkan mobil berbahan bakar bensin ataupun diesel.
Baca Juga: Mobil Listrik Baru Lebih Bermasalah Dibanding Mobil Listrik Lama
Para dealer dan pemilik mobil ikut menduga bahan baru ramah lingkungan yang digunakan dalam suku cadang mobil mungkin menarik bagi hewan liar.
Di Amerika Serikat, beberapa tuntutan hukum class action telah diajukan terhadap produsen mobil besar lainnya dalam beberapa tahun terakhir. Publik menduga komponen kendaraan berbahan dasar kedelai menjadi salah satu penyebab serangan hewan kelaparan. Namun, kasus-kasus seperti ini kemudian dibatalkan.
Lihat Juga :