Tertarik Pinang eCanter Tahun Depan? Simak nih Pengalaman Konsumen Jepang
Senin, 30 Oktober 2023 - 13:10 WIB
loading...
A
A
A
Goshima mengatakan, salah satu kelebihan menggunakan eCanter adalah biaya operasional yang jauh lebih murah. "Seperti yang kita tahu, biaya BBM sekarang mahal," tuturnya. Kelebihan lainnya, kata dia, adalah kenyamanan, karena truk listrik ini tak bising, nol emisi dan minim getaran. "Jadi lebih ramah lingkungan," tuturnya.
Selain itu, tambah Goshima, operasionalnya pun mudah, sehingga tidak perlu sopir berpengalaman. Hal itu, imbuh dia, berkaitan dengan penggunaan eCanter di tempatnya yang telah dipatok untuk rute tertentu saja. "Karena hanya untuk rute-rute yang sudah jelas, jadi tidak harus yang berpengalaman," ungkapnya.
Terkait dengan jarak tempuh, Goshima mengakui bahwa eCanter memang tak sefleksibel truk berbasis BBM karena jarak tempuh tergantung pada kapasitas baterai yang digunakan. Untuk itu, jelas dia, di tempatnya rute dan jarak pengiriman dengan eCanter telah ditentukan sebelumnya. Selama rute dan jarak disesuaikan dengan kapasitas baterai, tegas dia, tidak ada keterbatasan dalam penggunaan eCanter.
![Tertarik Pinang eCanter Tahun Depan? Simak nih Pengalaman Konsumen Jepang]()
Menurut dia, eCanter generasi pertama yang digunakannya sangat tepat untuk pengiriman dalam kota. "Untuk rute 80 km cukup charging satu kali, sedangkan untuk yang 100 km lebih, kita re-charge sesuai kebutuhan," tuturnya. Goshima mengatakan, S-Line cabang Gifu memiliki satu unit fast charging untuk mendukung operasional armada truknya.
Selain itu, tambah Goshima, operasionalnya pun mudah, sehingga tidak perlu sopir berpengalaman. Hal itu, imbuh dia, berkaitan dengan penggunaan eCanter di tempatnya yang telah dipatok untuk rute tertentu saja. "Karena hanya untuk rute-rute yang sudah jelas, jadi tidak harus yang berpengalaman," ungkapnya.
Terkait dengan jarak tempuh, Goshima mengakui bahwa eCanter memang tak sefleksibel truk berbasis BBM karena jarak tempuh tergantung pada kapasitas baterai yang digunakan. Untuk itu, jelas dia, di tempatnya rute dan jarak pengiriman dengan eCanter telah ditentukan sebelumnya. Selama rute dan jarak disesuaikan dengan kapasitas baterai, tegas dia, tidak ada keterbatasan dalam penggunaan eCanter.

Menurut dia, eCanter generasi pertama yang digunakannya sangat tepat untuk pengiriman dalam kota. "Untuk rute 80 km cukup charging satu kali, sedangkan untuk yang 100 km lebih, kita re-charge sesuai kebutuhan," tuturnya. Goshima mengatakan, S-Line cabang Gifu memiliki satu unit fast charging untuk mendukung operasional armada truknya.
Lihat Juga :