Investasikan Rp42,8 Triliun, Nissan Siap Produksi Juke Listrik dengan Konsep Hyper Car

Jum'at, 24 November 2023 - 20:58 WIB
loading...
Investasikan Rp42,8...
Nissan mengonfirmasi akan memproduksi SUV Juke dan Qashqai yang serba listrik serta Leaf generasi berikutnya sebagai kendaraan masa depan. Foto/Insiedeevs
A A A
LONDON - Nissan mengonfirmasi akan memproduksi SUV Juke dan Qashqai yang serba listrik serta Leaf generasi berikutnya sebagai kendaraan masa depan. Juke elektrik terinspirasi dari kajian Hyper Punk, sedangkan Qashqai EV akan mengambil inspirasi dari konsep Hyper Urban.

Produsen mobil Jepang tersebut mengumumkan menginvestasikan total hingga 3 miliar pound atau USD3,75 miliar (Rp42,8 triliun) untuk produksi tiga kendaraan listrik tersebut. Termasuk pembangunan tiga pabrik baterai dengan mitranya Envision AESC dan infrastruktur pabrik di Sunderland, Inggris.

Dari total investasi tersebut, hingga 1,12 miliar pound (USD1,41 miliar) akan dialokasikan untuk penelitian dan pengembangan serta pembuatan Juke listrik dan Qashqai. Jumlah tersebut mencakup peningkatan fasilitas dan proses manufaktur, pelatihan keterampilan, dan peralatan untuk pemasok.

Baca juga; Nissan Kembangkan Mobil Listrik dengan Baterai Solid-State

Ketika selesai, hub EV36Zero Nissan di Sunderland akan memproduksi tiga kendaraan listrik dan sel baterai di tiga gigafactories. “Menyenangkan, kendaraan listrik adalah inti dari rencana kami untuk mencapai netralitas karbon,” kata Presiden dan CEO Nissan, Makoto Uchida dikutip SINDOnews dari laman insideevs, Jumat (24/11/2023).

Ini merupakan tambahan dari investasi sebesar 423 juta pound atau USD531 juta pada fase pertama EV36Zero untuk kendaraan listrik masa depan pertama, penerus kendaraan listrik entry-level Leaf. Model baru ini akan mulai diproduksi di Sunderland pada tahun 2026.
Investasikan Rp42,8 Triliun, Nissan Siap Produksi Juke Listrik dengan Konsep Hyper Car


Menariknya, Nissan mengatakan kendaraan listrik masa depan yang baru dikonfirmasi akan dibuat di Sunderland akan mengambil inspirasi dari mobil konsepnya yang baru saja diluncurkan. Nissan Hyper Urban Concept akan mempengaruhi desain Qashqai EV masa depan.

Sedangkan Hyper Punk Concept akan membentuk Juke EV. Telah diketahui bahwa Konsep Chill-Out pada tahun 2021 akan memberikan inspirasi bagi Leaf selanjutnya. “Dengan hadirnya versi listrik sebagai model inti produksi di Eropa, ini mempercepat menuju era baru bagi Nissan, bagi industri, dan bagi pelanggan kami,” kata Uchida.

Baca juga; Mobil Listrik Nissan Leaf Telah Berhasil Terjual 500.000 Unit

Produsen mobil tersebut mengatakan akan memberikan lebih banyak informasi tentang tiga kendaraan listrik yang akan datang, termasuk nama, spesifikasi dan tanggal peluncuran, di lain waktu.

“Proyek EV36Zero menempatkan pabrik kami di Sunderland, pabrik mobil terbesar di Inggris, sebagai inti dari visi masa depan kami. Ini berarti tim kami di Inggris akan merancang, merekayasa, dan memproduksi kendaraan masa depan Nissan serba listrik di Eropa,” ujar Uchida.
Investasikan Rp42,8 Triliun, Nissan Siap Produksi Juke Listrik dengan Konsep Hyper Car


Nissan mengatakan listrik yang dibutuhkan untuk menggerakkan produksi kendaraan listrik dan baterai di Sunderland akan dipasok oleh EV36Zero Microgrid, yang menghasilkan 100% listrik terbarukan dari pembangkit listrik tenaga angin dan surya milik Perusahaan. Termasuk pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 20MW yang baru.

Baca juga; Nissan Akan Bangun Pabrik Baterai Mobil Listrik di Inggris

Nissan sebelumnya mengonfirmasi bahwa semua mobil barunya di Eropa mulai saat ini akan sepenuhnya menggunakan listrik. Pada tahun 2030, produsen mobil tersebut mengharapkan jajaran mobil penumpangnya di Eropa menjadi 100% bertenaga listrik.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Benedetto Vigna: Jika...
Benedetto Vigna: Jika Mobil Otonom Bisa Mengemudi Sendiri, Mengapa Membeli Ferrari
Toyota dan Nissan Sebut...
Toyota dan Nissan Sebut Mobil yang Diproduksi di AS Berkualitas Lebih Rendah dari Jepang
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Menguji Performa BYD...
Menguji Performa BYD M6 DM Terabas Jalanan Ibu Kota Jateng hingga Tol Semarang-Salatiga
MDLA Luncurkan Armada...
MDLA Luncurkan Armada Mobil Listrik, Dorong Transformasi Distribusi Rendah Emisi
Rekomendasi
Liburan Mewah Tetap...
Liburan Mewah Tetap Bisa Hemat: Hotel Bintang 4 dan 5 Mulai Rp300.000
Microdrama China The...
Microdrama China The Little Lucky Star Tayang di V+Short, Ini Sinopsisnya
TAP Untuk Negeri Perkuat...
TAP Untuk Negeri Perkuat Produktivitas Petani Sawit Dukung Program B50
Berita Terkini
Jelajahi Dataran Tinggi...
Jelajahi Dataran Tinggi dan Perkotaan, BYD M6 DM Media Challenge Buktikan Efisiensi Teknologi Dual Mode
Hadirkan BRUSKY 125,...
Hadirkan BRUSKY 125, MODENAS Siap Banjiri Indonesia dengan Motor Malaysia
Ternyata Ini Alasan...
Ternyata Ini Alasan Koenigsegg Tidak Mau Bikin Mobil Listrik
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Honda Terbitkan Obligasi...
Honda Terbitkan Obligasi Rp44 Triliun: Bukan Ekspansi, tapi Ganti Rugi
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved