Sejarah Mazda, Pabrik Penyumbat Botol yang Kini Jadi Produsen Mobil Terkenal
Jum'at, 15 Desember 2023 - 13:21 WIB
loading...
A
A
A
Selanjutnya pada tahun 1931, Toyo Kogyo meluncurkan produk pertamanya yang bernama Mazda-Go, sebuah kendaraan roda tiga yang mirip dengan sepeda motor dan memiliki bak untuk mengangkut barang di belakangnya. Mazda-Go menjadi populer di Jepang karena praktis, murah, dan hemat bahan bakar.
Selama Perang Dunia II, Toyo Kogyo berkontribusi dalam upaya perang Jepang dengan memproduksi senjata, amunisi, dan kendaraan militer. Salah satu produk yang dibuat oleh Toyo Kogyo adalah senapan tipe 99, yang digunakan oleh tentara Jepang.
Baca Juga Mazda Optimistis Jual 6.000 Mobil Tahun Depan, Ini Model Andalannya
Setelah perang berakhir, Toyo Kogyo kembali fokus pada produksi kendaraan sipil. Pada tahun 1949, Toyo Kogyo meluncurkan Mazda R360, sebuah mobil kecil yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jepang yang sedang pulih dari perang. Mazda R360 pun menjadi mobil terlaris di Jepang pada tahun 1960.
Pada tahun 1960, Toyo Kogyo mulai menggunakan nama Mazda sebagai merek dagang untuk semua produknya. Nama Mazda dipilih karena memiliki kesamaan dengan nama pendiri perusahaan, Jujiro Matsuda.
Bisnis Mazda pun semakin besar setelah kerjasama dengan perusahaan Jerman, NSU, untuk mengembangkan mesin rotari, sebuah jenis mesin yang menggunakan rotor berbentuk segitiga untuk menghasilkan tenaga. Mesin rotari dianggap sebagai alternatif yang lebih ringan, lebih halus, dan lebih bertenaga daripada mesin piston konvensional.
Selama Perang Dunia II, Toyo Kogyo berkontribusi dalam upaya perang Jepang dengan memproduksi senjata, amunisi, dan kendaraan militer. Salah satu produk yang dibuat oleh Toyo Kogyo adalah senapan tipe 99, yang digunakan oleh tentara Jepang.
Baca Juga Mazda Optimistis Jual 6.000 Mobil Tahun Depan, Ini Model Andalannya
Setelah perang berakhir, Toyo Kogyo kembali fokus pada produksi kendaraan sipil. Pada tahun 1949, Toyo Kogyo meluncurkan Mazda R360, sebuah mobil kecil yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Jepang yang sedang pulih dari perang. Mazda R360 pun menjadi mobil terlaris di Jepang pada tahun 1960.
Pada tahun 1960, Toyo Kogyo mulai menggunakan nama Mazda sebagai merek dagang untuk semua produknya. Nama Mazda dipilih karena memiliki kesamaan dengan nama pendiri perusahaan, Jujiro Matsuda.
Bisnis Mazda pun semakin besar setelah kerjasama dengan perusahaan Jerman, NSU, untuk mengembangkan mesin rotari, sebuah jenis mesin yang menggunakan rotor berbentuk segitiga untuk menghasilkan tenaga. Mesin rotari dianggap sebagai alternatif yang lebih ringan, lebih halus, dan lebih bertenaga daripada mesin piston konvensional.
Lihat Juga :