Toyota Tak Percaya Kendaraan Listrik Mampu Kurangi Emisi Karbon
Selasa, 16 Januari 2024 - 15:54 WIB
loading...
Chairman Toyota Motor, Akio Toyoda. FOTO/ AFP
A
A
A
TOKYO - Chairman Toyota Motor, Akio Toyoda masih meyakini bahwa mesin pembakaran internal masih memiliki peran yang sangat penting dalam upaya mencapai netralitas karbon.
BACA JUGA - Toyota Sematkan Logo Toyota Crown buat Vellfire Hybrid
Berbicara di panggung Tokyo Auto Salon 2024 yang baru saja berakhir, ia mengumumkan bahwa pabrikan Toyota akan meluncurkan proyek untuk mengembangkan mesin pembakaran internal generasi baru untuk mencapai misi tersebut.
Seperti dilansir dari Drive Car, ementara pabrikan lain sudah mulai menghentikan pengembangan mesin baru, Toyoda percaya bahwa kendaraan listrik bertenaga baterai bukanlah satu-satunya cara untuk mencapai nol emisi karbon.
Tak hanya itu, industri otomotif Jepang saat ini memiliki 5,5 juta karyawan, dan Akio Toyoda rupanya ingin melindungi masa depan mereka yang bertanggung jawab memproduksi komponen mesin.
Teman-teman kita yang berjumlah 5,5 juta orang banyak yang bekerja memproduksi komponen mesin. Merekalah yang berkontribusi terhadap perekonomian Jepang, dan kami tidak ingin kehilangan tenaga kerja terampil tersebut,” ujarnya.
“Mesin baru saat ini? Kedengarannya kita mengambil langkah mundur, tapi itu tidak benar sama sekali. Langkah ini diperlukan agar kita bisa melangkah ke masa depan.
BACA JUGA - Toyota Sematkan Logo Toyota Crown buat Vellfire Hybrid
Berbicara di panggung Tokyo Auto Salon 2024 yang baru saja berakhir, ia mengumumkan bahwa pabrikan Toyota akan meluncurkan proyek untuk mengembangkan mesin pembakaran internal generasi baru untuk mencapai misi tersebut.
Seperti dilansir dari Drive Car, ementara pabrikan lain sudah mulai menghentikan pengembangan mesin baru, Toyoda percaya bahwa kendaraan listrik bertenaga baterai bukanlah satu-satunya cara untuk mencapai nol emisi karbon.
Tak hanya itu, industri otomotif Jepang saat ini memiliki 5,5 juta karyawan, dan Akio Toyoda rupanya ingin melindungi masa depan mereka yang bertanggung jawab memproduksi komponen mesin.
Teman-teman kita yang berjumlah 5,5 juta orang banyak yang bekerja memproduksi komponen mesin. Merekalah yang berkontribusi terhadap perekonomian Jepang, dan kami tidak ingin kehilangan tenaga kerja terampil tersebut,” ujarnya.
“Mesin baru saat ini? Kedengarannya kita mengambil langkah mundur, tapi itu tidak benar sama sekali. Langkah ini diperlukan agar kita bisa melangkah ke masa depan.
Lihat Juga :