Produksi Mobil Hidrogen Bakal Membutuhkan Bulu Ayam, Kok Bisa?
Rabu, 31 Januari 2024 - 17:16 WIB
loading...
Bulu ayam di masa depan kemungkinan akan naik kelas. (Foto: Pixabay)
A
A
A
JAKARTA - Bulu ayam di masa depan kemungkinan akan naik kelas. Bukan lagi limbah yang dibuang, melainkan material yang dibutuhkan dalam produksi mobil hidrogen. Kok bisa?
Jika mobil hidrogen benar-benar lepas landas, bulu ayam dapat menjadi bagian integral dari sistem sel bahan bakar. Dilansir dari Topspeed, Rabu (31/1/2024), meskipun ada beberapa metode untuk menghasilkan daya, semuanya melibatkan mengambil suatu bentuk materi, memisahkan elektron dari sisa atom, dan mengirimkan elektron tersebut ke tempat tujuan untuk memberdayakan segala sesuatu yang terhubung.
Dalam sel bahan bakar hidrogen , bulu ayam akan digunakan untuk membuat membran semipermeabel yang memisahkan elektron dari atom hidrogen untuk menghasilkan listrik. Sebagai gambaran singkat, atom hidrogen terdiri dari satu proton (yang memiliki muatan positif) yang diorbit oleh satu elektron (yang memiliki muatan negatif). Beberapa atom hidrogen juga memiliki neutron yang bergabung dengan proton.
Setelah hidrogen yang mengambang di dalam sel bahan bakar telah terpecah menjadi proton dan elektron, sel bahan bakar hidrogen menggunakan apa yang disebut membran semipermeabel untuk menyaring elektron sehingga dapat dikirim melalui kawat sebagai listrik.
Baca Juga: 5 Kelebihan Mobil Hidrogen yang Dinilai Bakal Lebih Hemat
Jika mobil hidrogen benar-benar lepas landas, bulu ayam dapat menjadi bagian integral dari sistem sel bahan bakar. Dilansir dari Topspeed, Rabu (31/1/2024), meskipun ada beberapa metode untuk menghasilkan daya, semuanya melibatkan mengambil suatu bentuk materi, memisahkan elektron dari sisa atom, dan mengirimkan elektron tersebut ke tempat tujuan untuk memberdayakan segala sesuatu yang terhubung.
Dalam sel bahan bakar hidrogen , bulu ayam akan digunakan untuk membuat membran semipermeabel yang memisahkan elektron dari atom hidrogen untuk menghasilkan listrik. Sebagai gambaran singkat, atom hidrogen terdiri dari satu proton (yang memiliki muatan positif) yang diorbit oleh satu elektron (yang memiliki muatan negatif). Beberapa atom hidrogen juga memiliki neutron yang bergabung dengan proton.
Setelah hidrogen yang mengambang di dalam sel bahan bakar telah terpecah menjadi proton dan elektron, sel bahan bakar hidrogen menggunakan apa yang disebut membran semipermeabel untuk menyaring elektron sehingga dapat dikirim melalui kawat sebagai listrik.
Baca Juga: 5 Kelebihan Mobil Hidrogen yang Dinilai Bakal Lebih Hemat
Lihat Juga :