Di Tengah Persaingan Berdarah, Xpeng Rekrut 4.000 Karyawan dan Investasi Jutaan Dolar di AI

Selasa, 20 Februari 2024 - 09:35 WIB
loading...
Di Tengah Persaingan...
Penambahan karyawan akan mewakili 25% ekspansi kendaraan listrik Xpeng, perusahaan yang didukung Volkswagen itu. Foto: Reuters
A A A
JAKARTA - Pabrikan kendaraan listrik asal China, Xpeng , mengatakan bahwa pihaknya akan mempekerjakan 4.000 orang tahun ini dan menginvestasikan jutaan dolar di kecerdasan buatan (AI).

Ini dilakukan sebagai upaya untuk bertahan dari industri otomotif saat ini yang berhubungan erat dengan teknologi. Bahkan, saat ini persaingan di pasar otomotif sudah disebut “berdarah-darah”.

Penambahan karyawan tersebut akan mewakili 25% perluasan tenaga kerja dari Xpeng , yang sebagian sahamnya dimiliki oleh Volkswagen. Artinya, angka ini besar sekali. Sebab, total karyawan mereka di akhir 2022 adalah 15.829 orang. Artinya lagi, seperempat karyawan Xpeng berfokus di AI.

Ini menjadikan Xpeng tidak sekadar perusahaan otomotif, tapi juga teknologi.

Kepastian perluasan ini diumumkan melalui surat dari Chief Executive He Xiaopeng kepada karyawan akhir pekan lalu.

Selain itu, Xpeng juga akan menginvestasikan 3,5 miliar yuan (USD486,36 juta) di penelitian dan pengembangan AI untuk mengemudi cerdas.

Ini karena Xpeng akan agresif, berencana merilis sekitar 30 produk baru atau model facelift dalam waktu tiga tahun.

“Menghadapi situasi makroekonomi yang pesimistis, banyak mitra bisnis yang mundur dan takut untuk berinvestasi. Saya kira ini adalah peluang untuk perkembangan kita,” ujarnya seraya menggambarkan tahun 2024 sebagai tahun pertama “babak knockout” bagi merek mobil Tiongkok.

“Pada 2024, kita akan melawan tren dan memasuki siklus positif berkecepatan tinggi pada kuartal keempat atau lebih awal,” beber He Xiaopeng.
Rencana ekspansi Xpeng ini kontras dengan para kompetitornya, yang justru berlomba memangkas biaya.

Ini karena permintaan terus menurun di pasar mobil China, yang disebut terbesar terbesar di dunia itu. Bahkan, ketika banyak pabrikan yang sudah memberikan diskon (termasuk Tesla).

Nio, pabrikan mobil listrik China lainnya, mengatakan pada November 2023 bahwa pihaknya akan memangkas tenaga kerjanya sebesar 10% untuk meningkatkan efisiensi di tengah meningkatnya persaingan.



Menghadapi permintaan yang lebih lemah di dalam negeri, produsen mobil di China memandang ekspor sebagai kekuatan pendorong pertumbuhan.
Namun, meningkatnya pengaruh China sebagai eksportir kendaraan menyebabkan perselisihan di luar negeri.

Kementerian Perdagangan China mengatakan awal bulan ini bahwa mereka akan mendorong industri kendaraan energi baru untuk menanggapi pembatasan perdagangan luar negeri dan bekerja sama dengan perusahaan-perusahaan luar negeri, di tengah penyelidikan Eropa terhadap subsidi China untuk sektor tersebut.

Volkswagen mengatakan pada bulan Juli bahwa mereka akan menginvestasikan sekitar USD700 juta di Xpeng dan membeli 4,99% saham di perusahaan
tersebut.

“Tahun ini adalah tahun ke-10 Xpeng. Kinerja kita harus lebih dari dua kali lipat,”ujarnya.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
Porsche Luncurkan Proyek...
Porsche Luncurkan Proyek Percontohan Daur Ulang Baterai Tegangan Tinggi
Tantangan Produsen Mobil...
Tantangan Produsen Mobil Listrik China di Asia Tenggara: Realitas vs. Ambisi
Pabrik Hyundai di Georgia...
Pabrik Hyundai di Georgia Siap Produksi Ioniq 9 Tepat Waktu
Skywell Hadirkan Mobil...
Skywell Hadirkan Mobil Listrik China Pertama di Inggris
China Siap Aliri Energi...
China Siap Aliri Energi dari Luar Angkasa ke Mobil Listrik
Teknologi AION Y Plus,...
Teknologi AION Y Plus, Mudik Pakai Mobil Listrik Tidak Takut Kehabisan Daya
Huawei Siap Luncurkan...
Huawei Siap Luncurkan Mobil Listrik Habis Lebaran 2025
Rekomendasi
Arus Balik di Cipali-Palikanci...
Arus Balik di Cipali-Palikanci dan Pantura Cirebon Ramai Lancar
Melinda Kenang Momen...
Melinda Kenang Momen Menegangkan saat Mengungkap Ingin Bercerai dari Bill Gates
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
Justin Bieber Disebut...
Justin Bieber Disebut Tidak Waras, Video Terbarunya Buat Penggemar Cemas
Jadwal Timnas Indonesia...
Jadwal Timnas Indonesia U-17 di Piala Asia U-17 2025: Start Penentu Garuda Muda
Arus Balik Meningkat,...
Arus Balik Meningkat, Tol Cipali Tetap Lancar
Berita Terkini
Pabrikan Senjata Api...
Pabrikan Senjata Api AK 47 Kembali Produksi Motor Berwarna Pink?
1 jam yang lalu
Tarif Impor Trump Jadi...
Tarif Impor Trump Jadi Mimpi Buruk Industri Otomotif China
9 jam yang lalu
Harga Mobil dan Motor...
Harga Mobil dan Motor Bakal Gila-gilaan Akibat Tarif Baru Donald Trump
11 jam yang lalu
CEO XPENG: Mobil Terbang...
CEO XPENG: Mobil Terbang Akan Lebih Banyak Dibeli Dibandingkan Kendaraan Listrik
12 jam yang lalu
Honda Bocorkan Interior...
Honda Bocorkan Interior Prototipe Prelude, Ini Isi Dalamannya
14 jam yang lalu
Audi Kenalkan Supercar...
Audi Kenalkan Supercar Bermesi Diesel, Segini Tenaganya
17 jam yang lalu
Infografis
Peran dan Misi Kapal...
Peran dan Misi Kapal Induk USS Abraham Lincoln di Timur Tengah
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved