Beda dengan Mobil Listrik Lain, Ini Alasan Wuling Pakai Soket Charger GB/T
Kamis, 16 Mei 2024 - 13:00 WIB
loading...
Wuling Motors telah memasarkan tiga mobil listrik di Indonesia, yakni Air ev, BinguoEV, dan Cloud EV. (Foto: Fadli Ramadan)
A
A
A
JAKARTA - Wuling Motors telah memasarkan tiga mobil listrik di Indonesia, yakni Air ev, BinguoEV, dan Cloud EV. Uniknya, mobil listrik mereka menggunakan soket charger tipe GB/T yang berbeda dengan kendaraan listrik pada umumnya.
Seperti diketahui, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia menggunakan konektor tipe CCS2 atau CHAdeMo. Jenis ini digunakan pada hampir seluruh mobil listrik yang beredar di Indonesia.
Dian Asmahani, Sales & Marketing Director Wuling Motors mengatakan penggunaan soket GB/T mengikuti standar global Wuling. Tapi, pelanggan diberikan opsi untuk mendapatkan konektor tambahan agar bisa mengisi ulang di SPKLU tipe CCS2.
“Kenapa pakai GB/T? karena standar global platform kami itu adalah GB/T. Wuling tidak berhenti di situ, tidak hanya mengembangkan home charging di rumah konsumen,” kata Dian kepada wartawan di Jakarta Pusat.
Baca Juga: Lumin Corn Mobil Listrik Imut Penantang Wuling GSEV
Untuk memudahkan konsumen mobil listrik Wuling, pihaknya akan membangun sebanyak 100 titik DC Charging atau pengisian cepat. Sehingga, pengguna mobil listrik Wuling lebih tenang ketika melakukan perjalanan jarak jauh.
“Kita berkomitmen ada 100 titik public charging untuk GB/T. Saat ini sudah terpasang tujuh (titik), beberapa di antaranya adalah di rest area dan dalam waktu dekat ini akan bertambah. Hopefully konsumen di Indonesia akan tetap aman. Untuk ngecas di rumah dan di publik,” ujar Dian.
Seperti diketahui, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di Indonesia menggunakan konektor tipe CCS2 atau CHAdeMo. Jenis ini digunakan pada hampir seluruh mobil listrik yang beredar di Indonesia.
Dian Asmahani, Sales & Marketing Director Wuling Motors mengatakan penggunaan soket GB/T mengikuti standar global Wuling. Tapi, pelanggan diberikan opsi untuk mendapatkan konektor tambahan agar bisa mengisi ulang di SPKLU tipe CCS2.
“Kenapa pakai GB/T? karena standar global platform kami itu adalah GB/T. Wuling tidak berhenti di situ, tidak hanya mengembangkan home charging di rumah konsumen,” kata Dian kepada wartawan di Jakarta Pusat.
Baca Juga: Lumin Corn Mobil Listrik Imut Penantang Wuling GSEV
Untuk memudahkan konsumen mobil listrik Wuling, pihaknya akan membangun sebanyak 100 titik DC Charging atau pengisian cepat. Sehingga, pengguna mobil listrik Wuling lebih tenang ketika melakukan perjalanan jarak jauh.
“Kita berkomitmen ada 100 titik public charging untuk GB/T. Saat ini sudah terpasang tujuh (titik), beberapa di antaranya adalah di rest area dan dalam waktu dekat ini akan bertambah. Hopefully konsumen di Indonesia akan tetap aman. Untuk ngecas di rumah dan di publik,” ujar Dian.
Lihat Juga :