Strategi Ekspansi Global BYD: Mengapa Turki Jadi Pilihan untuk Pabrik Baru?
Jum'at, 12 Juli 2024 - 07:54 WIB
loading...
A
A
A
Menteri Perindustrian dan Teknologi Turki Mehmet Fatih Kacir mengatakan bahwa Turki merupakan produsen mobil terbesar ketiga di Eropa. Alasan ini yang membawa BYD tertarik untuk berinvestasi besar-besaran untuk membangun pabrik dan pusat riset pengembangan di sana.
"Kami melihat transformasi menuju kendaraan listrik generasi baru dan ramah lingkungan sebagai tujuan utama sektor otomotif, yang merupakan sektor unggulan dalam ekspor dengan volume tahunan melebihi USD 35 miliar," ujar Kacir.
Sebagai informasi, Turki memproduksi lebih dari 1,4 juta mobil pada 2023, di mana 70 persen di antaranya merupakan kendaraan penumpang. Turki juga menjadi jembata antara Eropa dan Asia yang memiliki perjanjian serikat pabean dengan Uni Eropa dan perjanjian perdagangan bebas dengan lebih dari 20 negara.
Baca Juga: BYD Thailand Beri Diskon Besar-Besaran, Konsumen Lama Protes dan Lapor ke Perdana Menteri
BYD jadi pabrik mobil asing terbaru di Turki setelah sekian lama tak ada merek baru yang mendirikan pabrik di negara ini. Merek mobil asing terakhir adalah Honda pada tahun 1997, tapi akhirnya ditutup pada 2021 setelah memutuskan menarik diri dari produksi mobil Eropasepenuhnya.
"Kami melihat transformasi menuju kendaraan listrik generasi baru dan ramah lingkungan sebagai tujuan utama sektor otomotif, yang merupakan sektor unggulan dalam ekspor dengan volume tahunan melebihi USD 35 miliar," ujar Kacir.
Sebagai informasi, Turki memproduksi lebih dari 1,4 juta mobil pada 2023, di mana 70 persen di antaranya merupakan kendaraan penumpang. Turki juga menjadi jembata antara Eropa dan Asia yang memiliki perjanjian serikat pabean dengan Uni Eropa dan perjanjian perdagangan bebas dengan lebih dari 20 negara.
Baca Juga: BYD Thailand Beri Diskon Besar-Besaran, Konsumen Lama Protes dan Lapor ke Perdana Menteri
BYD jadi pabrik mobil asing terbaru di Turki setelah sekian lama tak ada merek baru yang mendirikan pabrik di negara ini. Merek mobil asing terakhir adalah Honda pada tahun 1997, tapi akhirnya ditutup pada 2021 setelah memutuskan menarik diri dari produksi mobil Eropasepenuhnya.
(dan)
Lihat Juga :