Viral Ferrari Seharga Rp7 Miliaran Hancur akibat Ban Pecah

Senin, 12 Agustus 2024 - 11:08 WIB
loading...
Viral Ferrari Seharga...
Mobil sport Ferrari 458 Spider mengalami kecelakaan mengerikan akibat ban pecah. Foto/Halktv
A A A
JAKARTA - Viral di media sosial mobil sport Ferrari 458 Spider mengalami kecelakaan mengerikan akibat ban pecah. Kendaraah seharga Rp7 miliaran itu menghantam dinding dengan keras akibat pengemudi yang kehilangan kendali.

Video tersebut diunggah oleh akun X @freakouts4u yang awalnya memperlihatkan kabin mobil ketika sedang dipacu dengan kecepatan tinggi. Tiba-tiba pengemudi panik dan kehilangan kendali atas mobil tersebut sebelum akhirnya menghantam dinding dengan kecepatan tinggi.

Melansir Halktv, Ferrari 458 Spider itu dikendari oleh seorang tuner terkenal, Unal Turan, bersama tunangannya, Ceylan Koynat. Mobil sport tersebut dikendarai di sebuah terowongan panjang dengan kecepatan 325 km/jam.

"Ban belakang saya pecah, dan saat itu terjadi, mobil terlempar ke kanan. Kalau diperhatikan baik-baik, itu sedikit menyeret kami karena saya memutar setir ke kiri," kata Turan seperti dikutip dari Halktv.

Baca Juga: Supercar Langka, Ferrari 458 Speciale Warna Kuning Dibanderol Rp4,8 Miliar

Usai kecelakaan, terlihat bagian depan mobil hancur tapi tidak memberikan dampak ke area kabin. Sehingga, penumpang di dalamnya tidak mengalami cedera serius usai kecelakaan mengerikan tersebut.

Benturan tersebut juga merusak sisi kiri belakang Ferrari 458 Spider tersebut. Beruntung, tidak ada kerusakan pada bagian mesin atau kebakaran yang terjadi akibat kecelakaan itu yang bisa membuat ongkos perbaikan lebih mahal.

Baca Juga: Spesifikasi dan Fitur Canggih Ferrari 458, Mobil Sports Unggulan dari Italia pada Masanya

Belum diketahui apa penyebab ban tersebut bisa pecah. Pasalnya, ban yang digunakan seharusnya sudah disesuaikan dengan kecepatan yang dapat diterima oleh ban.

Sebagai informasi, ban yang pecah bisa diakibatkan oleh berbagai faktor. Oleh sebab itu, melakukan perawatan rutin pada ban sangat disarankan agar tidak terjadi pecah ban secara tiba-tiba.
(msf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mobil Listrik Luce Picu...
Mobil Listrik Luce Picu Kontroversi, Ferrari Dijatuhkan Denda
Mengapa Ferrari Nekat...
Mengapa Ferrari Nekat Bikin Mobil Listrik Saat Lamborghini dan Pagani Menolak Keras?
Nissan Mengolok-olok...
Nissan Mengolok-olok Ferrari Luce, Dituding Mirip Leaf Baru
Pasar Menghukum Ferrari:...
Pasar Menghukum Ferrari: Saham Anjlok Gara-Gara Luce
Jony Ive Bawa Roh iPhone...
Jony Ive Bawa Roh iPhone ke Dalam Kabin Ferrari Luce
Jejak Apple di Ferrari...
Jejak Apple di Ferrari Luce: Desain yang Bikin Dunia Otomotif Gaduh
Viral Gunung Lawu Akan...
Viral Gunung Lawu Akan Erupsi Besar, Badan Geologi: Hoaks!
Suma UI Dukung LGBT,...
Suma UI Dukung LGBT, Universitas Indonesia Lakukan Evaluasi Internal
Viral Lagu MBG Mas Bahlil...
Viral Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng, Adi Prayitno: Suka Tidak Suka, Ini Menguntungkan Golkar
Rekomendasi
Kawal Dana RT Rp25 Juta,...
Kawal Dana RT Rp25 Juta, Wali Kota Agustina Pastikan Pengurus Lingkungan Didampingi Total
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Rencana Aksi Lagi di...
Rencana Aksi Lagi di Bundaran HI, Ketua BEM UI Ingin Dobrak Kemacetan Mobilitas Sosial
Berita Terkini
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Infografis
Cara Menghentikan Laju...
Cara Menghentikan Laju Mobil Ketika Terjadi Pecah Ban
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved