AS Siap Terapkan Tarif Impor Mobil Listrik China pada 27 September

Minggu, 15 September 2024 - 06:37 WIB
loading...
A A A
Langkah tersebut, yang menandai berakhirnya peninjauan tarif selama lebih dari dua tahun yang telah diberlakukan oleh mantan Presiden Donald Trump, sebagian besar tidak mengubah kenaikan tarif utama yang diumumkan pada bulan Mei oleh Presiden Joe Biden.

Hal ini termasuk tarif baru sebesar 25 perau untuk baterai lithium-ion, mineral dan komponen, dengan tarif untuk kendaraan listrik mulai berlaku pada tanggal 27 September dan tarif untuk semua perangkat lainnya pada tanggal 1 Januari 2026.

Pemerintahan Biden juga mengenakan tarif Trump terhadap lebih dari $300 miliar barang-barang China mulai dari mainan dan T-shirt hingga router internet dan mesin industri dengan tarif 7,5% hingga 25%.

Keputusan akhir tersebut sebagian besar mengabaikan permintaan produsen mobil untuk menurunkan tarif terhadap grafit dan mineral penting yang digunakan dalam produksi baterai kendaraan listrik karena mereka masih bergantung pada pasokan China.

Langkah ini memicu keluhan industri bahwa kenaikan tersebut akan mengganggu rantai pasokan, termasuk produk-produk padat semikonduktor, dan tidak berbuat banyak untuk menghentikan transfer teknologi China dan praktik dominasi industri yang telah menyebabkan kelebihan produksi
(wbs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Xiaomi Kenalkan Tangan...
Xiaomi Kenalkan Tangan Robot untuk Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik
Ford Batal Gunakan Baterai...
Ford Batal Gunakan Baterai LFP untuk Mobil Listriknya
Kasus Mobil Listrik...
Kasus Mobil Listrik Meledak Tinggi, Ahli Otomotif Angkat Bicara
BMW Bedah M Concept...
BMW Bedah M Concept Neue Klasse, Sedan Listrik Tulen Berdesain Agresif
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Rekomendasi
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Sakral bagi Syiah? Jejak Berdarah Tragedi Karbala
Soundrenaline 2026 Digelar...
Soundrenaline 2026 Digelar di 5 Kota, Hadirkan DIIV, Last Dinosaurs, hingga Efek Rumah Kaca
Berita Terkini
Volkswagen Memangkas...
Volkswagen Memangkas Produksi Pabriknya di Jerman, Ini Pertimbangan
Lawan Toyota Yaris Cross,...
Lawan Toyota Yaris Cross, Hyundai i20 Berubah Ukuran
Apa Itu PHEV? Begini...
Apa Itu PHEV? Begini Lepas L8 Tempuh 1.300 Km Sekali Isi Penuh
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan...
FIFGROUP Raih Lima Penghargaan di HR Asia Awards 2026
Bangun Integritas, FIFGROUP...
Bangun Integritas, FIFGROUP Sabet IRCA 2026
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved