Honda CR-V Hybrid Kena Recall di Amerika, Bagaimana di Indonesia?
Senin, 21 Oktober 2024 - 16:05 WIB
loading...
A
A
A
Dalam skenario terburuk, ini dapat menyebabkan terminal di dalam baterai rusak. Menurut Honda, jika kerusakan terjadi saat baterai diberi energi, ada kemungkinan percikan api, yang meningkatkan risiko kebakaran, tabrakan, atau cedera. Baterai lithium-ion yang dimaksud dipasok oleh Panasonic.
Total, ada 98 model CR-V tahun produksi 2023 yang terdampak recall akibat masalah tersebut. Secara rinci, mobil yang terdampak merupakan buatan 6 Oktober 2022 hingga 24 Januari 2023.
Panasonic memberi tahu Honda tentang masalah tersebut pada pertengahan Januari 2023. Panasonic menemukan kebocoran sel baterai selama inspeksi.
Pada Juni, produsen mobil Jepang tersebut melakukan evaluasi awal atas kesalahan tersebut, tetapi tidak menemukan adanya kekhawatiran tentang penyalaan oleh percikan dari sakelar, keracunan gas, atau sengatan listrik.
Awal tahun ini, Panasonic memberi tahu Honda bahwa terminalnya dapat pecah dan kebocoran dapat menyebabkan busbar terputus. Honda terus menyelidiki masalah tersebut dan menyimpulkan bahwa ada cacat sehingga diperlukan penarikan kembali atau recall.
Total, ada 98 model CR-V tahun produksi 2023 yang terdampak recall akibat masalah tersebut. Secara rinci, mobil yang terdampak merupakan buatan 6 Oktober 2022 hingga 24 Januari 2023.
Panasonic memberi tahu Honda tentang masalah tersebut pada pertengahan Januari 2023. Panasonic menemukan kebocoran sel baterai selama inspeksi.
Pada Juni, produsen mobil Jepang tersebut melakukan evaluasi awal atas kesalahan tersebut, tetapi tidak menemukan adanya kekhawatiran tentang penyalaan oleh percikan dari sakelar, keracunan gas, atau sengatan listrik.
Awal tahun ini, Panasonic memberi tahu Honda bahwa terminalnya dapat pecah dan kebocoran dapat menyebabkan busbar terputus. Honda terus menyelidiki masalah tersebut dan menyimpulkan bahwa ada cacat sehingga diperlukan penarikan kembali atau recall.
Lihat Juga :