Belajar dari Kasus Bus Terbakar, Begini Cara Memilih Bus Pariwisata yang Tepat!

Senin, 28 Oktober 2024 - 09:30 WIB
loading...
Belajar dari Kasus Bus...
Memilih bus pariwisata yang aman dan laik jalan adalah hal krusial untuk menjamin keselamatan penumpang. Jangan sampai tergiur dengan harga murah, tetapi abaikan faktor keselamatan. Foto: Sindonews
A A A
JAKARTA - Insiden mengerikan terjadi di Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Timur, Kamis (24/10/2024) pagi. Sebuah bus pariwisata yang membawa rombongan 58 anak TK dari Cikeas, Bogor, menuju Ancol, Jakarta Utara, terbakar hebat.

Beruntung, seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan selamat. Namun, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi kita semua akan pentingnya memilih bus pariwisata yang aman dan laik jalan.

Kronologi Kejadian

Rombongan anak TK tersebut hendak melakukan latihan manasik haji dan berwisata ke Ancol. Namun, di tengah perjalanan, AC bus mengalami masalah dan tidak terasa dingin. Ketika sopir memeriksa kondisi AC, tiba-tiba muncul percikan api yang kemudian menyulut kebakaran di bagian belakang bus. Api dengan cepat membesar dan menghanguskan seluruh bagian bus.

Tips Memilih Bus Pariwisata yang Aman

Menanggapi kejadian ini, Djoko Setijowarno, Pengamat Transportasi sekaligus Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), memberikan beberapa tips penting dalam memilih bus pariwisata:

Pastikan Kendaraan Laik Jalan:

Untuk penyewa bus pariwisata dihimbau, pertama untuk dapat memastikan kendaraan yang disewa laik jalan secara administrasi. “Caranya dengan melakukan cek uji KIR, yaitu dengan scan barcode yang ditempel di kaca depan bus. Hasil scan langsung masuk sistem E-Blue," kata Djoko.

Perhatikan Kondisi Pengemudi:

Kondisi sopir bus harus diperhatikan karena ini bisa menentukan keselamatan penumpang. Meski untuk program satu hari berwisata, Djoko menyarankan sebaiknya ada dua pengemudi dalam satu armada.

Jangan Tergiur Harga Murah:

Penyewa bus pariwisata sering menghendaki harga sewa yang murah terkait dengan ketersedian anggaran yang terkumpul. “Namun, masyarakat yang mau berwisata juga harus disadarkan jika keselamatan menjadi hal yang sangat penting dalam berperjalanan," tegas Djoko.

Masih Banyak Bus yang Tak Laik Jalan

Insiden kebakaran bus ini menunjukkan bahwa masih banyak bus pariwisata yang tidak laik jalan beroperasi di Indonesia. Faktor kelalaian dalam perawatan kendaraan, seperti sistem kelistrikan dan AC yang tidak terawat, dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran.

Selain itu, faktor kelelahan pengemudi juga perlu diperhatikan. Perjalanan jarak jauh dengan jumlah penumpang yang banyak membutuhkan konsentrasi dan stamina yang prima dari pengemudi.

Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa pengemudi dalam kondisi fit dan mendapatkan waktu istirahat yang cukup.

Baca Juga: Kronologi Bus Pariwisata Angkut Anak TK Terbakar di Tol Wiyoto

Peran Pemerintah

Djoko Setijowarno juga mendorong pemerintah untuk lebih aktif dalam mengawasi dan memastikan kelaikan bus pariwisata. Program Risk Journey Assessment (penilaian risiko perjalanan) perlu diterapkan untuk meminimalisir risiko kecelakaan, terutama di daerah wisata dengan medan jalanyangmenantang.
(dan)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Saat AC Jadi Nyawa Pemudik:...
Saat AC Jadi Nyawa Pemudik: Membaca Strategi Bertahan Denso Hadapi Gempuran 2026
Pastikan Pemudik Selamat...
Pastikan Pemudik Selamat hingga Kampung Halaman, Hino Kumpulkan 30 Oto Bus di Jateng
Melihat Langsung Proses...
Melihat Langsung Proses Produksi Truk dan Bus Hino di Purwakarta
Truk Tangki Pertamina...
Truk Tangki Pertamina Jadi Sorotan Hino di GIIAS 2025
Invasi dari Semarang:...
Invasi dari Semarang: Saat Bus Buatan Tangan Indonesia Siap Taklukkan Jalanan Sri Lanka
Tragedi Bus ALS: 12...
Tragedi Bus ALS: 12 Orang Tewas, Ternyata Busnya Bodong!
DPR Minta Menteri Pariwisata...
DPR Minta Menteri Pariwisata Bangun Konektivitas Udara untuk Dongkrak Wisatawan
Meruorah Labuan Bajo...
Meruorah Labuan Bajo Siap Naik Kelas Lewat Sinergi Baru
Kemenpar Siapkan Sistem...
Kemenpar Siapkan Sistem API untuk Saring Hotel dan Vila Ilegal di OTA
Rekomendasi
Dorong Bioenergi, PLN...
Dorong Bioenergi, PLN EPI Siap Serap 10 Juta Ton Biomassa di 2030
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Kisah Nabi Daud Bertobat...
Kisah Nabi Daud Bertobat 40 Hari 40 Malam, Diampuni Allah pada 10 Muharram
Berita Terkini
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Tak Mau Cuma Impor,...
Tak Mau Cuma Impor, Raksasa EV China Leapmotor Langsung Rakit B10 di Jawa Barat
Baterai Menyatu Rangka,...
Baterai Menyatu Rangka, Jok Jadi Kasur, Layar Dasbor 2.5K, Leapmotor B10 SUV China Rasa Eropa
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Dorong Ekosistem EV,...
Dorong Ekosistem EV, Wuling Berkolaborasi dengan Grab
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Infografis
Begini Cara Mengenali...
Begini Cara Mengenali Mobil yang Bekas Terendam Banjir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved